Para siswa yang keracunan saat didata di RS Ibu dan Anak
SURABAYA,BANGSAONLINE.com - Ratusan siswa sekolah dasar di Surabaya diduga mengalami keracunan makanan usai menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG) dari dapur SPPG Tembok Dukuh, Senin (11/5/2026).
Para siswa yang mengalami keluhan kesehatan sempat menjalani perawatan di ruang tunggu RS Ibu dan Anak IBI Surabaya.
BACA JUGA:
- Lantik Pengurus Anak Cabang se-Pasuruan Raya, Sekretaris DPD PDIP Jatim Singgung soal MBG
- Menham Pigai Soroti Dugaan Keracunan MBG di Surabaya, SPPG Dinilai Layak Dihentikan
- 200 Siswa Surabaya Diduga Keracunan MBG, Ning Lia: Harus Ada Penyesuaian Porsi Sesuai Kemampuan SPPG
- Pemkot Kediri Tindaklanjuti Kasus Keracunan 73 Siswa Program MBG
Sebagian siswa diperbolehkan pulang, sementara lainnya masih menjalani perawatan intensif karena kondisi kesehatannya menurun.
Peristiwa tersebut diduga menimpa siswa dari 12 sekolah, di antaranya SD Tembok Dukuh 1, 2, dan 3, TK, SD dan SMP Aleteia, SD Pancasila 5, SMP Islam, SD Raden Wijaya, TK dan SD Ubaid, serta sekolah di wilayah RW 10 Kelurahan Demak Jaya.
Para siswa dilaporkan mengalami mual dan muntah setelah mengonsumsi menu MBG yang diproduksi dapur SPPG di Jalan Demak Madya, Kecamatan Bubutan.
Mengetahui banyaknya siswa yang mengalami keluhan kesehatan, pihak rumah sakit langsung melakukan penanganan medis dan pemeriksaan terhadap para korban.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, salah satu menu MBG berupa daging sapi diduga dalam kondisi tidak layak konsumsi.
Selain itu, menu ayam disebut memiliki tekstur kurang matang dan masih berwarna merah di bagian dalam.
Salah satu siswa SDN Tembok Dukuh III-85, Cicilia, mengaku sempat mengalami mual dan muntah setelah mencicipi menu daging yang disajikan.
”Ada yang nggak makan sama sekali, saya hanya mencicipi saja,” ujar siswi kelas 6 itu.
Ia mengaku dapat membedakan daging matang dan tidak matang. Namun menurutnya, rasa bumbu pada menu daging tersebut terasa kurang pas.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




