Gubernur Khofifah ketika bertemu dengan Menko PMK, serta Menteri Kesehatan di Jakarta.
JAKARTA, BANGSAONLINE.com - Gubernur Khofifah bertemu dengan Menko PMK, Pratikno, dan Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, di Jakarta, Minggu (11/1/2026). Pertemuan tersebut turut dihadiri jajaran pimpinan RSUD Dr. Soetomo Surabaya (RSDS), termasuk Prof. Cita R.S. Prakoeswa selaku direktur dan sejumlah akademisi kedokteran.
Agenda ini menegaskan kesiapan RSUD Dr. Soetomo untuk mengukuhkan perannya sebagai World Class Academic Medical Center sekaligus mengimplementasikan Program Pendidikan Dokter Spesialis berbasis rumah sakit (Hospital Based) yang menjadi program nasional Kementerian Kesehatan RI.
BACA JUGA:
- Sambut Bhikkhu Walk for Peace 2026, Gubernur Jatim Ajak Ajak Kuatkan Toleransi
- Gubernur Khofifah Resmikan Revitalisasi 45 Sekolah di Tulungagung, Trenggalek dan Pacitan
- DPRD Jatim Terima LKPJ 2025, Gubernur Khofifah Tekankan Sinergi Eksekutif-Legislatif
- Dominasi Prestasi Nasional Raih 45.839 Medali di SIMT , Gubernur Khofifah Sampaikan Hal ini
Khofifah menjelaskan, status World Class Academic Medical Center menempatkan RSUD Dr. Soetomo sebagai rumah sakit kelas dunia dengan fungsi pelayanan kesehatan rujukan tingkat lanjut yang terintegrasi dengan pendidikan kedokteran dan penelitian medis.
"Terlebih, penguatan layanan kesehatan, sumber daya manusia, serta kualitas tenaga medis yang dimiliki RSDS menjadi modal utama untuk mewujudkan standar tersebut," ujarnya.
Pemprov Jatim juga mendorong pelaksanaan Hospital Based sebagai strategi pemerataan tenaga medis, khususnya dokter spesialis di daerah 3T (tertinggal, terluar, terpencil).
“Kami berharap proses pendidikan profesi dokter spesialis berbasis Hospital Based dapat berjalan berdampingan dengan University Based di RSUD Dr. Soetomo,” kata Khofifah.
Sementara itu, Menko PMK meminta Pemprov Jatim menyusun masukan teknis agar kedua sistem pendidikan tersebut berjalan beriringan.
“Kita akan melakukan telaah dan mendorong agar pelaksanaan Hospital Based dan University Based dapat berjalan bersama, sehingga RSUD Dr. Soetomo memperoleh perguruan tinggi mitra yang sesuai,” ucapnya.

Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




