Foto bersama usai sosialisasi SPMB Kota Mojokerto
Untuk itu Ning Ita meminta agar dilakukan mitigasi kendala-kendala yang pernah terjadi, lalu menyiapkan solusinya.
Selain itu Ning Ita juga mendorong dibukanya ruang untuk diskusi bersama calon wali murid.
“Teknis mekanisme ada di masing-masing sekolah. Saya harap ada ruang diskusi untu menyampaikan informasi secara jelas dan terbuka untuk masyarakat. Sekecil apapun harus dibikin clear on the track on the rules," cetusnya.
Pada sosialisasi yang dihadiri oleh seluruh kepala sekolah TK, SD/MI dan SMP/MTs negeri dan swasta di Kota Mojokerto, ini menghadirkan narasumber Account Manager Government Sevice dari PT Telkom wilayah Sidoarjo, Ekky Steviano.
Pada kesempatan ini juga disampaikan terkait presentase setiap jalur penerimaan, diantaranya jalur domisili untuk tingkat SD minimal 70%, SMP minimal 40%.
Jalur afirmasi untuk tingkat SD 15% sedangkan SMP minimal 20%. Jalur prestasi untuk tingkat SMP minimal 25% dan jalur perpindahan atau mutasi tingkat SD dan SMP maksimal 5%. Presentase kuota harus memenuhi 100% dari daya tampung sekolah.(ris/van)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




