Petugas mengamankan sejumlah remaja yang dicurigai hendak melakukan perang sarung.
KOTA MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Komitmen menjaga kesucian bulan Ramadhan ditunjukkan secara nyata oleh Polres Mojokerto Kota. Melalui gerak cepat Tim Pamapta dan Pleton Siaga Cipkon Harkamtibmas, polisi berhasil menggagalkan rencana tawuran dan perang sarung yang meresahkan warga di Jalan Surodinawan, Kecamatan Prajurit Kulon, Jumat (20/2/2026) malam.
Aksi sigap ini bermula dari laporan masyarakat melalui layanan darurat 110. Warga melaporkan adanya sekumpulan pemuda yang berkumpul dengan gelagat mencurigakan dan diduga kuat hendak melakukan aksi tawuran.
Menanggapi laporan tersebut, tim gabungan yang dipimpin oleh Perwira Pengendali Ipda Made langsung meluncur ke lokasi. Di sana, petugas menemukan belasan pemuda yang telah bersiap melakukan perang sarung. Polisi berhasil mengamankan dua orang yang terindikasi kuat sebagai provokator aksi tersebut.
Sebagai barang bukti, petugas menyita dua buah sarung yang telah dimodifikasi secara berbahaya, yakni diikat kuat dan diisi dengan batu untuk digunakan sebagai senjata tawuran.
Kapolres Mojokerto Kota, AKBP Herdiawan Arifianto, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberikan ruang bagi siapa pun yang mencoba mengganggu ketertiban di wilayah hukumnya, terutama saat masyarakat sedang menjalankan ibadah puasa.
“Kami berkomitmen menjaga situasi Kota Mojokerto tetap aman dan kondusif, khususnya selama bulan Ramadhan. Tawuran maupun perang sarung yang berpotensi membahayakan keselamatan tidak akan kami beri ruang. Kami mengapresiasi peran aktif masyarakat yang segera melapor melalui layanan 110,” tegas Herdiawan.
Para pemuda yang terjaring kemudian dibawa ke kantor polisi untuk pendataan dan proses tindak pidana ringan (tipiring). Sebagai langkah pembinaan, mereka diwajibkan membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya kembali.
Polisi juga memanggil orang tua atau keluarga masing-masing sebagai saksi sekaligus bentuk tanggung jawab bersama dalam pengawasan anak.

Herdiawan pun menyerukan semangat “Jogo Mojokerto” kepada seluruh elemen warga untuk tetap waspada terhadap lingkungan sekitar.
“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan, serta mengawasi anak-anak agar tidak terlibat dalam aktivitas negatif,” tambahnya.
Polres Mojokerto Kota mengingatkan masyarakat untuk jangan ragu memanfaatkan layanan 110 yang aktif 24 jam jika menjumpai potensi gangguan kamtibmas. Sinergi antara kepolisian dan warga diharapkan mampu menciptakan suasana Ramadhan yang aman, nyaman, dan penuh keberkahan.













