Walau Stok Cabai Kosong, Pemkab Bangkalan Tetap Gelar Gerakan Pangan Murah

Walau Stok Cabai Kosong, Pemkab Bangkalan Tetap Gelar Gerakan Pangan Murah Stan GPM di Jalan Letnan Abdullah. (Ist)

BANGKALAN, BANGSAONLINE.com – Pemerintah Kabupaten Bangkalan menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di depan Pendopo Agung, tepatnya di sepanjang Jalan Letnan Abdullah, Jumat (20/2/2026).

Sekretaris Dinas Pertanian, Perikanan dan Ketahanan Pangan, C. Henry Kusumas Karyadinata mengatakan, kolaborasi yang melibatkan antardinas ini merupakan salah satu dari rangkaian pangan murah yang telah digelar sebelumnya.

"Pasar murah ini Targetnya lima kali. Satu kali sebelum Ramadan, dan empat kali saat Ramadan, di mana kegiatan ini dalam rangka membantu masyarakat untuk bisa mendapatkan harga pangan yang murah," ungkapnya.

Terkait tidak tersedianya stok cabai, Henry mengatakan hal tersebut akibat faktor cuaca ekstrem yang mengakibatkan gagal panen sehingga harga melambung tinggi.

"Saat ini di tingkat konsumen dihargai Rp90 ribu. Kendalanya ada di rantai produksi, salah satunya kemarin waktu hujan ekstrem membuat kita juga gagal panen," kata Henry.

“Maka upaya kita adalah untuk memastikan dahulu ketersediaan stok yang ada, agar tidak sampai langka. Dan alhamdulillah, walaupun harganya mahal, tapi masih tersedia di masyarakat,” lanjutnya.

Ia juga mengimbau agar masyarakat mengurangi konsumsi cabai, mengingat harganya yang mahal saat ini.

"Karena bukan termasuk bahan makanan yang pokok seperti beras dan lainnya, mungkin konsumsinya bisa dikurangi dulu dan semoga kedepannya bisa mengendalikan harga cabai," ujarnya.

Sementara itu, Kabid Bina Usaha Peternakan, Eti Nandari, saat dimintai keterangan mengenai tidak tersedianya cabai, ia mengaku hal tersebut bukan ranahnya.

"Untuk cabai itu ranahnya pertanian, sedangkan kita dari peternakan, jadi kita fokus pada daging serta olahannya," pungkasnya. (mzr/uzi/msn)