Sabtu, 08 Agustus 2020 13:19

​Pulang dari Surabaya, Warga Gandusari Jadi Klaster Baru Penularan Corona di Kabupaten Blitar

Minggu, 05 Juli 2020 12:10 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Akina Nur Alana
​Pulang dari Surabaya, Warga Gandusari Jadi Klaster Baru Penularan Corona di Kabupaten Blitar
Data sebaran kasus Covid-19 di Kabupaten Blitar.

BLITAR, BANGSAONLINE.com - Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Blitar mengungkap klaster baru penularan virus corona atau Covid-19. Penularan itu, bersumber dari seorang wanita berusia 65 tahun asal Kecamatan Gandusari yang baru saja pulang dari Surabaya.

Wanita tersebut telah dinyatakan meninggal dunia pada 24 Juni 2020 lalu. Sementara virus corona di tubuhnya menulari empat orang yang pernah kontak erat dengannya, yakni ketiga anaknya dan seorang dokter yang merawatnya di sebuah klinik di Kecamatan Wlingi.

"Dari Klaster Surabaya ini totalnya ada lima orang. Rinciannya, satu yang sudah meninggal itu, kemudian menulari dokter yang terkonfirmasi positif pada 29 Juni 2020 dan sekarang menulari ketiga anaknya yang data positifnya terkonfirmasi 4 Juli 2020 kemarin. Ketiga orang ini masuk kategori Orang Tanpa Gejala (OTG). Saat ini menjalani perawatan di salah satu RS," jelas Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Blitar, Krisna Yekti, Minggu (5/7/2020).

Krisna menjelaskan, kronologis penularan berawal saat pasien pertama wanita berusia 65 tahun yang sebelumnya berdomisili di Surabaya itu pulang ke Gandusari Blitar karena sakit. Dia dibawa pulang untuk dirawat anak-anaknya.

Kemudian,  pasien dirawat di salah satu klinik di Babadan, Wlingi. Karena tak kunjung membaik dan mengalami penurunan kesadaran, pasien kemudian dirujuk ke RSUD Ngudi Waluyo Wlingi.

"Keluhannya demam, sesak napas dan kesadaran menurun. Saat dirawat di RSUD Ngudi Waluyo pasien menjalani swab test. Selanjutnya, pasien meninggal pada 24 Juni 2020 malam. Kemudian, pada 25 Juni 2020 hasil swab test baru keluar menunjukkan positif Covid-19," jelasnya.

Saat dirawat di sebuah klinik di Babadan, Wlingi ternyata dokter yang merawatnya sempat kontak erat. Lalu, dokter berusia 51 tahun itu mengalami gejala demam dan kemudian melakukan swab di Malang dan dinyatakan positif pada 29 Juni 2020 lalu. "Yang dokter swab mandiri di Malang. Saat ini dirawat di salah satu RS di Malang," imbuhnya.

Saat ini, total pasien positif Covid-19 di Kabupaten Blitar berjumlah 36 orang. Dengan rincian 20 orang sembuh, 10 dirawat, dan 6 meninggal dunia. (ina/zar)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Jumat, 24 Juli 2020 19:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Kreatif. Itulah kata yang tepat untuk menggambarkan apa yang sudah dilakukan oleh Pemkot Surabaya dalam usahanya mempercantik kawasan Ekowisata Mangrove Medokan Sawah. Betapa tidak, dari sejumlah barang-barang bekas, sepe...
Kamis, 06 Agustus 2020 20:34 WIB
Oleh: Prof Dr Rochmat WahabPada hakekatnya manusia bermula dari lahir, tumbuh dan berkembang mencapai puncak, menurun dan berakhir dengan wafat. Inilah sunnatullah, normalnya manusia, walau pada prakteknya ada juga yang dipanggil Allah SWT, s...
Minggu, 02 Agustus 2020 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Senin, 03 Agustus 2020 11:04 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan ala...