Jumat, 10 Juli 2020 22:40

Ibu dan Balitanya Hilang Misterius di Jembatan Desa Krekesan Blitar

Sabtu, 25 April 2020 10:28 WIB
Editor: Nur Syaifudin
Wartawan: Akina Nur Alana
Ibu dan Balitanya Hilang Misterius di Jembatan Desa Krekesan Blitar
Warga setempat saat membantu pencarian.

BLITAR, BANGSAONLINE.com - Seorang ibu rumah tangga dan bayinya yang masih berusia 40 hari hilang secara misterius di jembatan Krekesan yang menjadi penghubung antara Desa Sambigede dan Kecamatan Ngadri Kecamatan Binangun, Kabupaten Blitar.

Ibu rumah tangga tersebut bernama Nita (31) warga Dusun Paldoyong, Desa Sambigede, Kecamatan Binangun. Keduanya hilang sejak Jumat (24/4/2020) pagi sekitar pukul 09.00 WIB.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blitar Achmad Cholik mengatakan, kejadian ini dilaporkan oleh perangkat desa setempat. Petugas BPBD kemudian diterjunkan ke lokasi untuk mencari keberadaan keduanya.

"Kami menerima laporan dari perangkat Desa Sambigede. Kemudian langsung menerjunkan petugas ke lokasi berkoordinasi dengan TNI dan Polri serta dibantu warga setempat untuk melakukan pencarian," ungkap Cholik, Sabtu (25/4).

Dia menjelaskan, kronologi kejadian berawal saat keluarga melaksanakan hajatan satu bulanan bayinya. Setelah hajatan selesai, yang bersangkutan izin kepada orang tua dan suaminya untuk ke Posyandu di wilayah Singkil.

"Dia berangkat diantar keponakannya," imbuh Cholik.

Namun sesampainya di jembatan, keponakan yang mengantar diminta tolong mengambil kartu Posyandu yang tertinggal di rumah. Keduanya kemudian diturunkan di atas jembatan.

"Sesampainya di rumah, keponakan korban tidak menemukan kartu yang dimaksud. Kemudian kembali lagi ke jembatan ternyata keduanya sudah tidak ada di lokasi," papar dia.

Setelah kejadian, keluarga menunggu sampai malam namun Nita dan bayinya tak kunjung kembali. Akhirnya suami dan masyarakat sekitar rumah mencari Nita dan bayinya. Pencarian dimulai sekitar pukul 22.00 WIB. Mereka menyisiri sungai di bawah Jembatan Krekesan.

"Sampai saat ini yang bersangkutan bersama bayinya belum diketemukan. Petugas masih terus melakukan upaya pencarian," pungkasnya.

Dugaan sementara korban memiliki utang ke PKK sebesar Rp 2,5 juta. Saat ini uang tersebut harus lunas dan terkumpul pada bulan Mei. Yang bersangkutan dimungkinkan bingung untuk melunasinya. (ina/ns)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Jumat, 10 Juli 2020 21:04 WIB
Oleh: Ibnu Rusydi Sahara*“Sampean dari Surabaya?” Teman saya kerap menerima pertanyaan itu, manakala turun dari bus antarkota yang membawanya dari Surabaya di beberapa kota di Jawa Timur. Yang bertanya tukang ojek. Yang biasa mangkal di sep...
Rabu, 24 Juni 2020 23:47 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Jumat, 03 Juli 2020 22:23 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat...