Petugas dari Polres Blitar saat berada di lokasi tewasnya ibu rumah tangga yang menggemparkan warga Desa Boro, Kecamatan Selorejo.
BLITAR, BANGSAONLINE.com - Polres Blitar mengungkap motif kematian seorang ibu rumah tangga yang menggemparkan warga Desa Boro, Kecamatan Selorejo. Kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dilakukan sang suami menyebabkan korban meregang nyawa.
Kasatreskrim Polres Blitar, AKP Margono Suhendra, menyampaikan bahwa pelaku mengaku sakit hati karena merasa ucapannya tidak pernah didengarkan.
“Motif sementara sakit hati, karena istri tidak mau mendengarkan ucapan suami," ucapnya saat dikonfirmasi, Rabu (4/2/2026).
Ia menambahkan, kesaksian tetangga menunjukkan aksi KDRT tersebut bukan kali pertama terjadi.
"Sudah sering, sesuai kesaksian tetangga," imbuhnya.
Polisi juga membenarkan adanya dugaan penggunaan selang air sebagai alat dalam tindak kekerasan. Namun, penyebab pasti kematian korban masih menunggu hasil autopsi.
“Benar ada dugaan menggunakan selang air, tetapi kami belum bisa memastikan apakah kematian korban akibat cekikan atau faktor lain. Semua masih menunggu hasil otopsi,” kata Margono.
Peristiwa ini terungkap pada Selasa (3/2/2026) pagi, ketika korban ditemukan terkulai di kamar rumahnya. Warga bersama pelaku dan Ketua RT setempat sempat membawa korban ke puskesmas, namun tak tertolong hingga dinyatakan meninggal dunia.
Petugas medis yang mendapati sejumlah lebam di tubuh korban kemudian berkoordinasi dengan kepolisian. Jenazahnya dibawa ke rumah sakit untuk keperluan autopsi, sementara polisi memastikan proses hukum terhadap pelaku akan berjalan sesuai ketentuan. (ina/mar)







