Sabtu, 31 Juli 2021 01:58

​Residivis Pembobol Rumah di Tuban Ditembus Timah Panas

Jumat, 03 April 2020 22:42 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Gunawan Wihandono
​Residivis Pembobol Rumah di Tuban Ditembus Timah Panas
Sujud saat konferensi pers dengan kaki dibalut perban.

TUBAN, BANGSAONLINE.com - Sujud, warga Desa Jadi, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban meringis kesakitan karena ada bekas lubang timah panas yang menembus kakinya.

Pria kelahiran 51 tahun lalu itu terpaksa dilumpuhkan karena mencoba kabur ketika diamankan. Pelaku yang seorang residivis itu diketahui sudah berulangkali berurusan dengan pihak kepolisian. Seakan tak kapok mendekam di dalam jeruji besi, pelaku justru kembali mengulang perbuatan kriminalnya.

Terakhir, pelaku membobol rumah milik M Luthfi Anshori (28) warga Desa Sumberagung, Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban.

"Pelaku ini merupakan residivis dan sudah 3 kali masuk bui. Ini yang keempat kalinya," ujar Kasatreskrim Polres Tuban, AKP Yoan Septi Hendri, Jum'at (3/4).

BACA JUGA : 

Sakit Hati Sering Diejek, Pemuda di Tuban Nekat Bacok Tetangga Hingga Luka Cukup Serius

Dua Oknum Perangkat Desa di Tuban Keroyok ODGJ Hingga Tewas

Mabuk Tuak, Pria Asal Lamongan Aniaya Korban hingga Tewas Bersimbah Darah di Tepi Jalan

Bawa Anak Kecil, Pasutri di Tuban Kompak Curi Hp, Aksinya Terekam CCTV

Setelah berhasil masuk, pelaku menggasak uang tunai, handphone, perhiasan, dan sejumlah barang berharga lainnya. Pemilik rumah baru sadar menjadi korban pencurian setelah terbangun dari tidur.

"Pelaku menggunakan linggis untuk masuk ke dalam rumah korbannya," imbuh AKP Yoan.

Mendapatkan laporan tersebut, petugas langsung menuju ke lokasi dan melakukan penyelidikan. Dari hasil penelusuran, keberadaan pelaku bisa diendus dan dilakukan penangkapan di Desa Kalen, Kecamatan Kedungpring, Kabupaten Lamongan.

"Dari ulah pelaku, korban mengalami kerugian mencapai Rp 15 juta," pungkasnya.

Akibat perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 363 ayat 1 ke 3e ke 5e KUHP tentang pencurian dengan pemberatan. Ancaman hukuman pidana penjara paling lama 9 tahun. (gun/ian)

Respons Keluhan Ojol Karena Terdampak Pandemi, ASC Foundation Bagikan Paket Sembako dan Uang Bensin
Kamis, 29 Juli 2021 13:40 WIB
MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Muhammad Al Barra bersama Tim ASC Foundation-nya, telah menyalurkan paket sembako kepada para pedagang terdampak PPKM darurat di 12 kecamatan di Kabupaten Mojokerto. Aksi sosial ini terus dilakukan Gus Barra. Kali i...
Kamis, 15 Juli 2021 06:50 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Ini ide baru. Untuk menyiasati pandemi. Menggelar resepsi pernikahan di dalam bus. Wow.Lalu bagaimana dengan penghulunya? Silakan baca tulisan wartawan terkemuka Dahlan Iskan di  Disway, HARIAN BANGSA dan B...
Selasa, 27 Juli 2021 06:32 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Mayat korban covid yang perlu dibakar – sesuai keyakinan mereka – terus bertambah. Bahkan menumpuk. Sampai perusahaan jasa pembakaran mayat kewalahan. Celakanya, hukum kapitalis justru dipraktikkan dalam pe...
Kamis, 15 Juli 2021 12:37 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*66. Qaala lahu muusaa hal attabi’uka ‘alaa an tu’allimani mimmaa ‘ullimta rusydaanMusa berkata kepadanya, “Bolehkah aku mengikutimu agar engkau mengajarkan kepadaku (ilmu yang benar) yang telah diajark...
Sabtu, 17 Juli 2021 10:23 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...