Wahyu Hidayat, Wali Kota Malang
KOTA MALANG,BANGSAONLINE.com - Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat menegaskan komitmen Pemerintah Kota Malang untuk memulihkan keasrian kawasan Jalan Soekarno-Hatta (Soehat) yang terdampak proyek drainase, khususnya akibat berkurangnya pohon peneduh.
Pernyataan tersebut disampaikan Wahyu Hidayat setelah menerima keluhan masyarakat terkait hilangnya sejumlah pohon akibat proyek drainase.
BACA JUGA:
- 5 Kereta Tujuan Surabaya dan Malang Terlambat Akibat Gangguan di Jakarta, KAI Daop 8 Buka Suara
- 37 Tahun, JADE Indopratama Malang Masuk Top 10 Printerpreneur Indonesia 2026
- Lalai Tak Kunci Ganda, Motor Mahasiswi Magang di Malang Raib
- Muscam Golkar Blimbing Kota Malang Tetapkan Nedy Zunaedi sebagai Ketua PK Secara Aklamasi
Meski kewenangan teknis konstruksi berada di tangan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Pemkot Malang tetap berupaya mengawal dampak yang ditimbulkan.
Saat ini, Pemkot Malang tengah melakukan komunikasi intensif dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk mencari solusi atas saluran drainase yang tertutup serta rencana penanaman kembali pohon di sepanjang Jalan Soehat.
"Kami sedang berkoordinasi dengan provinsi untuk mencari alternatif solusi terkait saluran yang sudah tertutup tadi. Saya rasa nanti akan ada solusi untuk memberikan peneduhan dan hijau-hijaunya lagi," ujar Wahyu Hidayat di sela acara di Oro-Oro Dowo, Klojen, Kota Malang, Minggu (25/01/2026).
Wahyu menjelaskan, status Jalan Soehat sebagai jalan provinsi membuat seluruh aspek teknis, konstruksi, hingga perizinan menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Kendati demikian, Pemkot Malang tetap terlibat sejak tahap perencanaan awal proyek.
Salah satu langkah yang disiapkan adalah mengoptimalkan pemanfaatan sempadan jalan.
Area tersebut akan dihitung ulang untuk menentukan titik-titik yang memungkinkan dilakukan penanaman pohon.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




