Rabu, 18 September 2019 15:02

Fakta Baru Kasus Dugaan Praktik Aborsi Pensiunan Bidan, Polisi Temukan Ada Dua Perantara

Kamis, 28 Maret 2019 13:21 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Akina Nur Alana
Fakta Baru Kasus Dugaan Praktik Aborsi Pensiunan Bidan, Polisi Temukan Ada Dua Perantara
Kasatreskrim Polres Blitar Kota, AKP Heri Sugiono.

BLITAR, BANGSAONLINE.com - Penyidik Satreskrim Polres Blitar Kota menemukan fakta baru kasus dugaan praktik aborsi yang dilakukan pensiunan bidan di Kota Blitar. N, pensiunan bidan yang sudah lanjut usia itu, ternyata menggunakan jasa perantara untuk mencarikan calon pasien.

Perantara tersebut diketahui merupakan pasangan suami istri yang masih memiliki hubungan kekerabatan dengan N.

"Kami akan melakukan panggilan saksi kepada semua orang yang saat itu ada di rumah N saat penggerebekan. Selain N, ada pasien dan keluarganya serta dua orang kerabat N. Nah, dua kerabat N ini ternyata merupakan perantara antara N dan pasien," ungkap Kasatreskrim Polres Blitar Kota, AKP Heri Sugiono, Kamis (28/3/2019).

Dalam sebulan, minimal N menerima satu pasien. N memasang tarif Rp 5 juta per pasien. Tarif ini kemudian dibagi Rp 1,5 juta untuk N, sedangkan sisanya sebesar Rp 3,5 juta untuk dua orang perantara. "Biayanya sekali aborsi sebesar Rp 5 juta. Kemudian dibagi antara N dan perantara. N mendapatkan bagian Rp 1,5. Sementara sisanya untuk perantara," imbuhnya.

Menurut dia, berdasarkan keterangan N, ia tak sembarangan menerima pasien. Pasien yang datang ke tempat praktiknya hanya dilayani jika usia kandungan belum lebih dari empat minggu. Namun saat dimintai keterangan, N ternyata sudah lupa siapa saja yang pernah menggunakan jasanya.

"Nanti yang tahu siapa saja pasiennya adalah perantaranya. Karena N sendiri ternyata sudah lupa siapa saja yang pernah ia tangani," jelasnya.

Sebelumnya, Satreskrim Polres Blitar Kota menggerebek sebuah rumah di Jalan Semeru Kota Blitar yang diduga dijadikan tempat praktik aborsi. Rumah tersebut diketahui milik wanita berusia 80 tahun berinisial N. N merupakan pensiunan bidan yang diduga melakukan praktik aborsi sejak memasuki masa pensiun sekitar 23 tahun lalu. (ina/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 23 Agustus 2019 22:22 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Masyarakat Kabupaten Ngawi dan sekitarnya kini sedang gandrung dengan destinasi wisata baru di Desa Bringin, Kecamatan Bringin, Ngawi. Di mana, salah satu obyek wisata yang dikenal dengan nama 'Jurang Krowak' banyak men...
Rabu, 11 September 2019 18:57 WIB
Oleh: Em Mas'ud Adnan*Indonesia – terutama Jawa Timur – memang sepotong taman surga. Tanah subur, pohon rimbun, air mengalir dan gunung bertebaran menghiasi alam. Indah luar biasa. Masih ditambah satu anugerah lagi: keajaiban alam!Lihatlah blue...
Jumat, 13 September 2019 23:27 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag61. Wa-idz qulnaa lilmalaa-ikati usjuduu li-aadama fasajaduu illaa ibliisa qaala a-asjudu liman khalaqta thiinaanDan (ingatlah), ketika Kami berfirman kepada para malaikat, “Sujudlah kamu semua kepada Adam,” ...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...