Rabu, 27 Mei 2020 20:06

Fakta Baru Kasus Dugaan Praktik Aborsi Pensiunan Bidan, Polisi Temukan Ada Dua Perantara

Kamis, 28 Maret 2019 13:21 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Akina Nur Alana
Fakta Baru Kasus Dugaan Praktik Aborsi Pensiunan Bidan, Polisi Temukan Ada Dua Perantara
Kasatreskrim Polres Blitar Kota, AKP Heri Sugiono.

BLITAR, BANGSAONLINE.com - Penyidik Satreskrim Polres Blitar Kota menemukan fakta baru kasus dugaan praktik aborsi yang dilakukan pensiunan bidan di Kota Blitar. N, pensiunan bidan yang sudah lanjut usia itu, ternyata menggunakan jasa perantara untuk mencarikan calon pasien.

Perantara tersebut diketahui merupakan pasangan suami istri yang masih memiliki hubungan kekerabatan dengan N.

"Kami akan melakukan panggilan saksi kepada semua orang yang saat itu ada di rumah N saat penggerebekan. Selain N, ada pasien dan keluarganya serta dua orang kerabat N. Nah, dua kerabat N ini ternyata merupakan perantara antara N dan pasien," ungkap Kasatreskrim Polres Blitar Kota, AKP Heri Sugiono, Kamis (28/3/2019).

Dalam sebulan, minimal N menerima satu pasien. N memasang tarif Rp 5 juta per pasien. Tarif ini kemudian dibagi Rp 1,5 juta untuk N, sedangkan sisanya sebesar Rp 3,5 juta untuk dua orang perantara. "Biayanya sekali aborsi sebesar Rp 5 juta. Kemudian dibagi antara N dan perantara. N mendapatkan bagian Rp 1,5. Sementara sisanya untuk perantara," imbuhnya.

Menurut dia, berdasarkan keterangan N, ia tak sembarangan menerima pasien. Pasien yang datang ke tempat praktiknya hanya dilayani jika usia kandungan belum lebih dari empat minggu. Namun saat dimintai keterangan, N ternyata sudah lupa siapa saja yang pernah menggunakan jasanya.

"Nanti yang tahu siapa saja pasiennya adalah perantaranya. Karena N sendiri ternyata sudah lupa siapa saja yang pernah ia tangani," jelasnya.

Sebelumnya, Satreskrim Polres Blitar Kota menggerebek sebuah rumah di Jalan Semeru Kota Blitar yang diduga dijadikan tempat praktik aborsi. Rumah tersebut diketahui milik wanita berusia 80 tahun berinisial N. N merupakan pensiunan bidan yang diduga melakukan praktik aborsi sejak memasuki masa pensiun sekitar 23 tahun lalu. (ina/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Sabtu, 23 Mei 2020 12:36 WIB
Oleh: Firman Syah AliSaat ini gelar Habib sedang populer di Indonesia karena beberapa peristiwa. Diantaranya Insiden Habib Umar Abdullah Assegaf Bangil dengan mobil sedan mewah Nopol N 1 B diduga melanggar peraturan pemerintah tentang pembatasan sosi...
Selasa, 26 Mei 2020 23:54 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*22. Sayaquuluuna tsalaatsatun raabi’uhum kalbuhum wayaquuluuna khamsatun saadisuhum kalbuhum rajman bialghaybi wayaquuluuna sab’atun watsaaminuhum kalbuhum qul rabbii a’lamu bi’iddatihim maa ya’lamuhum...
Rabu, 13 Mei 2020 11:23 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <&...