Selasa, 15 Juni 2021 05:19

Dewan Jatim Kritisi Syarat Penambahan Nilai dalam PPDB

Rabu, 21 Juni 2017 21:49 WIB
Wartawan: M Didi Rosadi
Dewan Jatim Kritisi Syarat Penambahan Nilai dalam PPDB
Agatha Retnosari, Anggota Komisi E DPRD Jatim

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - DPRD Jawa Timur menilai penambahan nilai bagi siswa yang mendaftar di dalam zona kurang adil. Pasalnya, merugikan murid yang telah belajar serius dan terlalu rumit, sehingga membingungkan.

Anggota Komisi E DPRD Jatim Agatha Retnosari mengatakan, sebenarnya maksud Dinas Pendidikan Jawa Timur itu baik. Dengan penambahan nilai 12,5 saat siswa mendaftar di dalam zona, diharapkan pendaftar tidak menumpuk di satu sekolah saja.

"Tapi itu tidak pas, karena bisa mengganggu, serta bisa menyebabkan persaingan tidak sehat. Siswa yang telah belajar serius agar bisa masuk, tapi kalah dengan tambahan nilai," ujar Agatha, Rabu (21/6).

Politisi asal PDI Perjuangan ini lantas menyarankan penggunaan pembatasan kuota untuk siswa di luar zona. Dari pada harus mengeluarkan kebijakan baru yang membingungkan masyarakat.

BACA JUGA : 

DPRD Jatim Minta Sistem Zonasi pada PPDB Diikuti Kemampuan Siswa

​Pemprov Jatim Beri Kuota 3.817 Kursi PPDB SMA-SMK Negeri bagi Anak Nakes Tangani Covid-19

Hari Pertama Masuk Sekolah, 73,4% Pelajar Jatim Tetap Tidak Setuju Zonasi

Sistem Zonasi di Jatim Dihentikan, Ibu-Ibu Demo Grahadi, Muncul Meme Lucu

"Saya mendapat laporan dari masyarakat. Sejak kemarin sudah ribut soal itu. Di mana di status Kepala Diknas Jatim (Saiful Rahman, Red) ada status facebook tentang penambahan poin. Sementara tidak ada surat edaran ke sekolah," urainya.

Hal itu, menurut Agatha, kemudian menimbulkan kebingungan pada sekolah. Padahal, yang menghadapi pendaftar langsung adalah pihak sekolah. Dia pun khawatir nantinya ada benturan antara sekolah dengan siswa.

"Seharusnya setiap kali ada kebijakan, disertai juga dengan surat edaran. Pendaftaran penerimaan peserta didik baru (PPDB) 3 Juli besok sudah di buka. Tapi kebijakan penambahan nilai baru dikeluarkan. Ini kan bisa membingungkan dan menimbulkan ketidakpastian hukum," urainya.

Selain adanya penambahan poin pada persyaratan PPDB, Agatha juga menyoroti perubahan sekolah dalam sistem zonasi setiap tahunnya. Hal tersebut membuat wali murid dan calon siswa harus jeli melihat sekolah mana yang bisa dimasukinya. Ditambah lagi bagi mereka yang tinggal diperbatasan sistem zonasi. Itu menjadi soal dan juga menimbulkan kebingungan.

"Ya, ini kan baru pertama kali PPDB SMA/SMK dipegang Pemprov Jatim. Namun saya harap tidak menimbulkan kegelisahan di masyarakat," imbuh Bendahara DPD Taruna Merah Putih Jatim tersebut. (mdr/rev)

Demam Euro 2021, Warga Desa di Pasuruan Ini Kibarkan Ratusan Bendera Ukuran Raksasa
Senin, 14 Juni 2021 23:58 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Euforia sepak bola Piala Eropa atau Euro tahun 2021 menggema di seluruh penjuru dunia, tak terkecuali di tanah air. Warga pesisir di Kabupaten Pasuruan misalnya, mereka ikut memeriahkan perhelatan Euro 2021 dengan mema...
Jumat, 04 Juni 2021 10:27 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Bukit Kehi, destinasi wisata yang satu ini berada di Kota Pamekasan. Bukit Kehi menawarkan pemandangan daerah pegunungan yang hijau mempesona. Pengunjung bahkan bisa berenang di sejuknya hawa pegunungan di pulau gar...
Senin, 14 Juni 2021 06:50 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Membentak dan memarahi ternyata tak selalu jelek. Kadang justru bisa mengubah sejarah. Atau mencipta sejarah.Inilah yang terjadi antara Chairul Saleh dan Mochtar Kusumaatmadja. Saat perjuangan kemerdekaan RI. Ta...
Minggu, 16 Mei 2021 06:58 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*65. fawajadaa ‘abdan min ‘ibaadinaa aataynaahu rahmatan min ‘indinaa wa’allamnaahu min ladunnaa ‘ilmaanLalu mereka berdua bertemu dengan seorang hamba di antara hamba-hamba Kami, yang telah Kami berika...
Sabtu, 12 Juni 2021 09:55 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...