Selasa, 21 Agustus 2018 17:21

Kapolrestabes Surabaya Lari-lari di Eks Lokalisasi Dolly, Ada Apa?

Minggu, 18 Juni 2017 21:58 WIB
Wartawan: Irwan Susanto
Kapolrestabes Surabaya Lari-lari di Eks Lokalisasi Dolly, Ada Apa?
Kapolrestabes Surabaya dan Kadispora saat gelar acara Dolly Night Fun Run.

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Mohammad Iqbal dan Kajari Surabaya Didik Farkhan ikut meramaikan kegiatan lari malam menyusuri kawasan eks lokalisasi Dolly atau dikenal dengan “Dolly Night Fun Run” Sabtu malam (17/06/2017) kemarin.

“Ini bagian dari rekayasa sosial yang bertujuan untuk kemajuan Bangsa dan Negara, dari Surabaya untuk Indonesia. Mana suaranya 1.200 peserta yang ikut pada malam hari ini,” kata Kombes Pol Mohammad Iqbal saat membuka acara “Dolly Night Fun Run” di depan kantor Kecamatan Sawahan, Surabaya.

Menurut dia, cerita lama Dolly sebagai tempat prostitusi sudah hampir sirna dan digantikan dengan Dolly yang positif, yakni Dolly yang menjelma sebagai tempat wisata, pendidikan, tempat ibadah dan tempat kegiatan yang positif.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Pemkot Surabaya Afghani Wardhana mengatakan, kegiatan ini diikuti sekitar 1.200 peserta dari Surabaya dan sekitarnya. Para peserta terdiri dari masyarakat umum dan pegawai Pemkot Surabaya, Polrestabes dan Kejari Surabaya.

Afghani Wardhana menuturkan, kegiatan ini akan menjadi spesial karena pertama digelar di Surabaya, meski selama ini sudah ada komunitas yang menyukai tantangan lari malam.

Melalui kegiatan ini, pihaknya berharap kawasan Dolly yang selama ini dianggap negatif karena bekas tempat lokalisasi terbesar di Asia Tenggara sedikit demi sedikit akan hilang.

“Apalagi kegiatan ini digelar pada saat bulan suci Ramadhan 1438 H,” ujar Kadispora Surabaya.

Selain itu, lanjut Afghani, pihaknya mengharapkan kegiatan tersebut menjadi kegiatan tahunan yang digelar di Surabaya.

“Kami berharap kegiatan ini, akan terus kami selenggarakan seperti di Pulau Bali yang setiap tahun digelar,” imbuhnya.

Acara ini bertabur hadiah puluhan juta rupiah dengan doorprize utama 1 unit sepeda motor. Hadiah lainnya adalah lemari es, tv, sepeda, kamera, power bank hingga voucher menginap di hotel.

Selain itu, para peserta juga akan memperebutkan beberapa kategori pemenang, di antaranya kategori finish pertama mendapatkan medali dan uang tunai Rp. 1 Juta.

Kemudian, untuk kategori kostum terunik perorangan mendapatkan uang tunai Rp. 750 ribu, dan kategori 50 pelari finish pertama mendapatkan medali. (irw/rev)

Sabtu, 11 Agustus 2018 16:43 WIB
Oleh: Ach. Taufiqil Aziz*Sekitar jam 17.00, pada 9 Agustus 2018, kami sekeluarga masih menonton stasiun televisi tentang pengumuman Cawapres Jokowi. Di televisi, beberapa stasiun dan pengamat sudah menganalisa bahwa Mahfud MD (MMD) yang akan menjadi ...
Kamis, 16 Agustus 2018 17:26 WIB
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag. . .   In ahsantum ahsantum li-anfusikum wa-in asa'tum falahaa fa-idzaa jaa-a wa’du al-aakhirati liyasuu-uu wujuuhakum waliyadkhuluu almasjida kamaa dakhaluuhu awwala marratin waliyutabbiruu maa ‘al...
Dr. KH. Imam Ghazali Said
Sabtu, 18 Agustus 2018 10:03 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...
Rabu, 08 Agustus 2018 10:41 WIB
TUBAN, BANGSAONLINE.com - Asosiasi Wisata Gua Indonesia (Astaga) dan Mahasiswa Pecinta Alam (Mahipal) Unirow Tuban akhirnya memaparkan data pemetaan gua di Desa Jadi, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban. Data tersebut dikeluarkan setelah tim me...