Selasa, 16 Oktober 2018 22:24

Kapolrestabes Surabaya Lari-lari di Eks Lokalisasi Dolly, Ada Apa?

Minggu, 18 Juni 2017 21:58 WIB
Wartawan: Irwan Susanto
Kapolrestabes Surabaya Lari-lari di Eks Lokalisasi Dolly, Ada Apa?
Kapolrestabes Surabaya dan Kadispora saat gelar acara Dolly Night Fun Run.

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Mohammad Iqbal dan Kajari Surabaya Didik Farkhan ikut meramaikan kegiatan lari malam menyusuri kawasan eks lokalisasi Dolly atau dikenal dengan “Dolly Night Fun Run” Sabtu malam (17/06/2017) kemarin.

“Ini bagian dari rekayasa sosial yang bertujuan untuk kemajuan Bangsa dan Negara, dari Surabaya untuk Indonesia. Mana suaranya 1.200 peserta yang ikut pada malam hari ini,” kata Kombes Pol Mohammad Iqbal saat membuka acara “Dolly Night Fun Run” di depan kantor Kecamatan Sawahan, Surabaya.

Menurut dia, cerita lama Dolly sebagai tempat prostitusi sudah hampir sirna dan digantikan dengan Dolly yang positif, yakni Dolly yang menjelma sebagai tempat wisata, pendidikan, tempat ibadah dan tempat kegiatan yang positif.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Pemkot Surabaya Afghani Wardhana mengatakan, kegiatan ini diikuti sekitar 1.200 peserta dari Surabaya dan sekitarnya. Para peserta terdiri dari masyarakat umum dan pegawai Pemkot Surabaya, Polrestabes dan Kejari Surabaya.

Afghani Wardhana menuturkan, kegiatan ini akan menjadi spesial karena pertama digelar di Surabaya, meski selama ini sudah ada komunitas yang menyukai tantangan lari malam.

Melalui kegiatan ini, pihaknya berharap kawasan Dolly yang selama ini dianggap negatif karena bekas tempat lokalisasi terbesar di Asia Tenggara sedikit demi sedikit akan hilang.

“Apalagi kegiatan ini digelar pada saat bulan suci Ramadhan 1438 H,” ujar Kadispora Surabaya.

Selain itu, lanjut Afghani, pihaknya mengharapkan kegiatan tersebut menjadi kegiatan tahunan yang digelar di Surabaya.

“Kami berharap kegiatan ini, akan terus kami selenggarakan seperti di Pulau Bali yang setiap tahun digelar,” imbuhnya.

Acara ini bertabur hadiah puluhan juta rupiah dengan doorprize utama 1 unit sepeda motor. Hadiah lainnya adalah lemari es, tv, sepeda, kamera, power bank hingga voucher menginap di hotel.

Selain itu, para peserta juga akan memperebutkan beberapa kategori pemenang, di antaranya kategori finish pertama mendapatkan medali dan uang tunai Rp. 1 Juta.

Kemudian, untuk kategori kostum terunik perorangan mendapatkan uang tunai Rp. 750 ribu, dan kategori 50 pelari finish pertama mendapatkan medali. (irw/rev)

Suparto Wijoyo
Kamis, 11 Oktober 2018 13:39 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*DUKA menggumpalkan kisah sekaligus narasi cerita yang bersambung membalutkan tragedi lingkungan dan kemanusiaan yang tiada terperikan. Beribu-ribu orang yang menjadi korban gempa di Palu maupun Donggala menyayatkan perihnya l...
Selasa, 11 September 2018 13:55 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag. . .   ‘Asaa rabbukum an yarhamakum wa-in ‘udtum ‘udnaa waja’alnaa jahannama lilkaafiriina hashiiraan (8).Cukup jelas pesan ayat studi ini, bahwa Allah SWT pasti menyayangi hamba-Nya yang mau be...
Dr. KH. Imam Ghazali Said
Sabtu, 29 September 2018 09:57 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...
Kamis, 04 Oktober 2018 13:39 WIB
PACITAN, BANGSAONLINE.com - Gua Jenggung, begitulah nama yang diberikan kepada gua yang baru ditemukan di Desa Kalak, Kecamatan Donorojo, Kabupaten Pacitan.Saat melihat keindahan stalaktit maupun stalagmit di dalam Gua Jenggung, laksana berlibur ke T...