Rabu, 04 Agustus 2021 05:32

Bea Cukai Amankan 144.000 Batang Rokok Ilegal di Kota Malang

Selasa, 22 September 2020 17:42 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Tuhu Priyono
Bea Cukai Amankan 144.000 Batang Rokok Ilegal di Kota Malang
Ratusan ribu batang rokok ilegal yang berhasil diamankan Bea Cukai Malang.

KOTA MALANG, BANGSAONLINE.com - Bea Cukai Malang menggelar kegiatan Operasi Patuh Cukai mulai tanggal 10 hingga 30 September 2020 mendatang. Kali ini menyasar wilayah Kota Malang dan kembali berhasil mengamankan peredaran rokok ilegal.

Setelah sebelumnya berhasil menyita berbagai jenis rokok ilegal dengan berbagai merek dari razia peredaran rokok ilegal beberapa kali di wilayah Kabupaten Malang.

Operasi dilaksanakan pada hari Sabtu (19/9/2020) lalu di Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang. Bea Cukai Malang berhasil mengamankan lebih kurang 144.000 batang rokok ilegal.

Dalam operasi tersebut, petugas menemukan barang kena cukai berupa hasil tembakau jenis sigaret kretek mesin (SKM) tanpa dilekati pita cukai alias rokok bodong.

BACA JUGA : 

Bea Cukai Sidoarjo Musnahkan Puluhan Juta Rokok Ilegal

Lomba Desain Kaos, ‘Gempur Rokok Ilegal’ Berikut Hadiahnya

Bina Pabrik Rokok Lokal, Pemkab ​Pamekasan Segera Bangun KIHT di Desa Gugul

​Bea Cukai Madura Terlibat Produksi Rokok Ilegal-Kongkalikong Pengusaha? Ini Penjelasan Humasnya

Lagi-lagi, razia petugas Bea Cukai Malang ini diawali laporan informasi dari masyarakat tentang adanya gudang penyimpanan rokok ilegal di Kelurahan Bumiayu, Kecamatan Keding Kandang, Kota Malang.

Dengan mendapat informasi tersebut, selanjutnya dikembangkan dan pada pukul 08.00 WIB petugas bergerak menuju ke lokasi target. Sesampainya di lokasi, petugas mendapati ratusan ribu batang rokok ilegal dengan rincian sebagai berikut:

BKC HT SKM merek PAS isi 20 = 4.300 bungkus, BKC HT SKM merek FAJAR isi 20 = 2.400 bungkus, dan BKC HT SKM merek SBR isi 20 = 500 bungkus. 

Barang bukti dari hasil operasi tersebut diperkirakan mengakibatkan kerugian negara yang ditimbulkan sebesar Rp 65.520.000.

Latif Helmi, selaku Kepala KPPBC Malang mengatakan, hingga saat ini kasus tersebut masih dalam tahap penelitian lebih lanjut. Perlu diketahui bahwa dalam periode Operasi Patuh Cukai ini, Bea Cukai Malang tetap fokus dalam upaya pemberantasan peredaran rokok ilegal. 

“Dengan ini diharapkan peredaran rokok ilegal di wilayah Malang Raya terus menurun dan sesuai target dari Menteri Keuangan RI, untuk tahun ini dapat menekan peredaran rokok ilegal hingga 1 persen,” tandas Latif Helmi kepada sejumlah awak media, Selasa (22/9). (thu/ian)

Respons Keluhan Ojol Karena Terdampak Pandemi, ASC Foundation Bagikan Paket Sembako dan Uang Bensin
Kamis, 29 Juli 2021 13:40 WIB
MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Muhammad Al Barra bersama Tim ASC Foundation-nya, telah menyalurkan paket sembako kepada para pedagang terdampak PPKM darurat di 12 kecamatan di Kabupaten Mojokerto. Aksi sosial ini terus dilakukan Gus Barra. Kali i...
Kamis, 15 Juli 2021 06:50 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Ini ide baru. Untuk menyiasati pandemi. Menggelar resepsi pernikahan di dalam bus. Wow.Lalu bagaimana dengan penghulunya? Silakan baca tulisan wartawan terkemuka Dahlan Iskan di  Disway, HARIAN BANGSA dan B...
Selasa, 27 Juli 2021 06:32 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Mayat korban covid yang perlu dibakar – sesuai keyakinan mereka – terus bertambah. Bahkan menumpuk. Sampai perusahaan jasa pembakaran mayat kewalahan. Celakanya, hukum kapitalis justru dipraktikkan dalam pe...
Senin, 02 Agustus 2021 11:32 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*66. Qaala lahu muusaa hal attabi’uka ‘alaa an tu’allimani mimmaa ‘ullimta rusydaanMusa berkata kepadanya, “Bolehkah aku mengikutimu agar engkau mengajarkan kepadaku (ilmu yang benar) yang telah diajark...
Sabtu, 17 Juli 2021 10:23 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...