Sabtu, 11 Juli 2020 21:26

Dua Warga Blitar di Surabaya Positif Covid-19, Satu di antaranya Meninggal

Jumat, 26 Juni 2020 14:39 WIB
Editor: Nur Syaifudin
Wartawan: Akina Nur Alana
Dua Warga Blitar di Surabaya Positif Covid-19, Satu di antaranya Meninggal
Krisna Yekti.

BLITAR, BANGSAONLINE.com - Dua warga Kabupaten Blitar yang berdomisili di Surabaya terkonfirmasi positif Covid-19. Satu diantaranya dinyatakan meninggal dunia. Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Blitar Krisna Yekti mengatakan, pasien pertama adalah seorang wanita berusia 65 tahun. Dia merupakan warga Desa Butun, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar.

Krisna menjelaskan pasienselama ini tinggal di Surabaya. Namun karena sakit dia dibawa pulang ke Blitar dan dirawat anaknya. Kemudian pasien dirujuk kerumah sakit Ngudi Waluyo Wlingi 16 Juni lalu karena keluhan demam, sesak napas, dan kesadaran menurun. Saat dirawat pasien sempat menjalani swab test.

Selanjutnya pasien meninggal pada 24 Juni malam. Kemudian pada 25 Juni hasil swab test baru keluar menunjukkan positif Covid-19. Krisna menambahkan, data pasien meninggal ini di Kabupaten Blitar masuk sebagai Pasien Dalam Pengawasan (PDP). Sementara data positifnya masuk Surabaya.

"Karena selama ini tinggal di Surabaya sehingga laporan positif masuk di Surabaya," ujar Krisna Jumat (26/6/2020).

Sementara pasien kedua adalah warga Desa Slemanan, Kecamatan Udanawu. Dia adalah seorang pria berusia 32 tahun yang berprofesi sebagai anggota kepolisian. Pasien mengalami demam dan batuk usai menjalankan tugas lapangan mengamankan Pembatasan Berskala Besar (PSBB) di Surabaya.

Pasien kemudian pulang ke Blitar pada 25 Mei lalu. Di Blitar dia sempat berobat ke sebuah RS swasta di Kota Blitar dan dilakukan rapid test dengan hasil reaktif. Oleh petugas kemudian pasien dirujuk ke RSUD Ngudi Waluyo Wlingi.

"Hasil swab test yang menyatakan pasien ini positif Covid-19 sebenarnya sudah keluar sejak 6 Juni lalu. Namun baru pada 25 Juni kemarin data pasien yang sebelumnya masuk data Kota Surabaya dikembalikan ke Kabupaten Blitar. Pasien sampai saat ini masih menjalani perawatan di rumah sakit," jelasnya.

Sementara seorang dokter yang menangani pasien positif Covid-19 asal Gandusari kini berstatus PDP setelah mengalami gejala demam, batuk dan sesak napas. Dokter yang membuka klinik di wilayah Kecamatan Wlingi itu kini telah menjalani perawatan di RSUD NgudiWaluyo Wlingi sambil menunggu hasil swab test. (ina/ns)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Jumat, 10 Juli 2020 21:04 WIB
Oleh: Ibnu Rusydi Sahara*“Sampean dari Surabaya?” Teman saya kerap menerima pertanyaan itu, manakala turun dari bus antarkota yang membawanya dari Surabaya di beberapa kota di Jawa Timur. Yang bertanya tukang ojek. Yang biasa mangkal di sep...
Rabu, 24 Juni 2020 23:47 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Sabtu, 11 Juli 2020 01:28 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat...