Tangkapan layar video amatir warga yang memperlihatkan rumah yang rusak akibat tanah bergerak
PAMEKASAN,BANGSAONLINE.com -Bencana tanah gerak di Kabupaten Pamekasan meluas hingga ke permukiman warga.
Setidaknya sembilan rumah di Dusun Paseset Temor, Desa Sana Daya, Kecamatan Pasean, terdampak pergerakan tanah yang terus berlangsung.
BACA JUGA:
- Pelantikan Dekopinda Pamekasan, Bupati Sebut Gelontorkan Hampir Rp2 M untuk UMKM dan Koperasi
- Bea Cukai Madura Didesak Usut Dugaan Pabrik Rokok Bermasalah
- Kasus Kekerasan Seksual Anak Perempuan di Pamekasan Naik, Faktor Keluarga Tak Harmonis Jadi Pemicu
- DLH Pamekasan Olah Sampah Plastik hingga Maggot untuk Dongkrak PAD
Berdasarkan video yang beredar di media sosial, sejumlah rumah warga tampak mengalami retak parah pada dinding dan struktur bangunan. Retakan juga terlihat pada halaman rumah yang terbelah akibat pergeseran tanah.
Kondisi tersebut memicu kekhawatiran warga akan potensi rumah ambruk. Sejumlah keluarga mulai menyelamatkan barang-barang berharga dengan menumpuk genteng, perabot rumah tangga, serta perlengkapan lainnya ke lokasi yang dianggap lebih aman.
“Ini ada sekitar 9 rumah terdampak. Barang-barang sudah ditumpuk karena warga bersiap untuk mengungsi,” ujar perekam dalam video yang beredar di media sosial.
Sebagian warga memilih mengungsi ke rumah tetangga terdekat. Sementara itu, beberapa warga lainnya mengungsi ke langgar berbahan kayu guna menghindari risiko yang lebih besar.
Peristiwa tanah gerak tersebut telah dilaporkan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pamekasan.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




