Hadiri Rakernas, Khofifah Ajak IKA Unair Sinergikan Program Alumni dengan Prioritas Nasional

Hadiri Rakernas, Khofifah Ajak IKA Unair Sinergikan Program Alumni dengan Prioritas Nasional

JEMBER,BANGSAONLINE.com - Ketua Umum PP IKA Universitas Airlangga (Unait) sekaligus Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mengajak jajaran IKA UNAIR menyusun program kerja terintegrasi yang selaras dengan prioritas pembangunan nasional.

Ajakan tersebut disampaikan Khofifah saat menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) IKA Unair Periode 2025–2030 yang digelar di City Forest, Jember, Minggu (18/1/2026).

Dalam sambutannya, Khofifah menekankan pentingnya peran strategis alumni perguruan tinggi sebagai mitra pembangunan. Menurutnya, sinergi antara program IKA Unair dan agenda pemerintah pusat diperlukan agar kontribusi alumni berdampak luas, terukur, dan berkelanjutan.

“Yang masih harus kita kerucutkan adalah bagaimana sinergi bidang dengan cabang, sinergi bidang dengan komisariat, dan sinergi bidang dengan pengurus cabang. Mengintegrasikan program menjadi kebutuhan hari ini, terutama dengan program prioritas pembangunan nasional dari pemerintah pusat,” ujarnya.

Khofifah mencontohkan salah satu peluang konkret kolaborasi, yakni penguatan sektor budidaya perikanan untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang akan dilaksanakan secara masif pada tahun ini.

“Antara lain adalah penguatan budidaya ikan untuk kebutuhan MBG yang akan dilakukan secara masif tahun ini. IKA bisa melakukan pertemuan khusus di salah satu UPT terkait agar bisa langsung turun ke lokasi pembenihan,” katanya.

Selain perikanan, Khofifah juga menyoroti pengembangan sektor peternakan sapi perah yang tengah menjadi perhatian pemerintah pusat. 

Ia menyebut Jawa Timur telah mendapatkan dukungan dari Kementerian Pertanian, seiring masih tingginya ketergantungan impor susu nasional.

“Untuk sektor ini saya mohon khusus leading sector-nya Fakultas Kedokteran Hewan. Alumni yang sudah menekuni peternakan sapi perah bisa langsung diidentifikasi untuk menyiapkan tim, lokasi, dan kandang, karena pemerintah hanya menyediakan sapinya,” ungkapnya.

Khofifah menilai Rakernas IKA Unair menjadi forum meeting of minds yang mempertemukan gagasan dan potensi alumni lintas bidang.

Ia berharap hasil rakernas tidak hanya bermanfaat bagi internal UNAIR, tetapi juga berdampak langsung bagi masyarakat.

“Ini harus kita kuatkan melalui plan of action dan detail plan dari rakernas ini, termasuk pembagian tim kerja dan penanggung jawabnya. Saya mengajak agar segera dilakukan rapat koordinasi lanjutan,” pungkasnya. (dev/van)