Sabtu, 31 Juli 2021 02:11

Usai Lebaran, Pemkab Blitar Bakal Gelar Rapid Test Massal di Pusat Keramaian

Selasa, 26 Mei 2020 14:47 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Akina Nur Alana
Usai Lebaran, Pemkab Blitar Bakal Gelar Rapid Test Massal di Pusat Keramaian
Krisna Yekti, Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Blitar.

BLITAR, BANGSAONLINE.com - Melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Pemerintah Kabupaten Blitar segera melakukan rapid test massal di pusat keramaian.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Blitar, Krisna Yekti mengatakan, rapid test massal ini digelar untuk mengantisipasi adanya lonjakan kasus Corona di Kabupaten Blitar usai Lebaran.

Apalagi, lanjut Krisna, sebagian masyarakat ada yang belum menerapkan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari. Seperti menggunakan masker dan menjaga jarak saat sedang berbelanja di pasar.

"Seperti diketahui, saat menjelang Lebaran, aktivitas masyarakat untuk belanja ke pasar cukup tinggi untuk memenuhi kebutuhan Lebaran. Kami khawatir akan ada lonjakan kasus. Sehingga sebagai langkah antisipasi, kami akan melakukan rapid test massal untuk mengetahui perkembangan pasca-Ramadhan dan Lebaran kemarin," ujar Krisna, Selasa (26/5/2020).

BACA JUGA : 

Stok Menipis, Wabup Blitar Minta Tambahan Vaksin Melalui Ketua DPD RI

Kota Blitar Masuk PPKM Level 4, Santoso: Namun Ada Kelonggaran

Fakta Baru Jasad Gadis ABG Bertato di Blitar, Sempat Pesta Miras Sebelum Ditemukan Tewas

Tren DBD di Blitar Menurun Selama Semester Pertama Tahun 2021

Lebih lanjut, Krisna menjelaskan pihaknya telah menyiapkan 1.000 alat rapid test. menyasar pusat-pusat keramaian seperti pasar tradisional yang kemungkinan jadi episentrum baru, dan kemungkinan menjadi sumber transmisi lokal.

"Pusat keramaian yang menjadi sasaran rapid test massal di antaranya pasar tradisional di tiga kecamatan. Yakni Pasar Wlingi, Pasar Kanigoro, dan Pasar Selopuro," imbuhnya.

Krisna mengungkapkan, sampai saat ini data kasus positif Covid-19 di Kabupaten Blitar mencapai 10 kasus. Dari jumlah tersebut, 3 dinyatakan sembuh, 4 dirawat, dan 3 meninggal dunia.

"Kami terus melakukan berbagai upaya menekan kasus positif. Kami juga mengimbau masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan," pungkasnya.

Respons Keluhan Ojol Karena Terdampak Pandemi, ASC Foundation Bagikan Paket Sembako dan Uang Bensin
Kamis, 29 Juli 2021 13:40 WIB
MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Muhammad Al Barra bersama Tim ASC Foundation-nya, telah menyalurkan paket sembako kepada para pedagang terdampak PPKM darurat di 12 kecamatan di Kabupaten Mojokerto. Aksi sosial ini terus dilakukan Gus Barra. Kali i...
Kamis, 15 Juli 2021 06:50 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Ini ide baru. Untuk menyiasati pandemi. Menggelar resepsi pernikahan di dalam bus. Wow.Lalu bagaimana dengan penghulunya? Silakan baca tulisan wartawan terkemuka Dahlan Iskan di  Disway, HARIAN BANGSA dan B...
Selasa, 27 Juli 2021 06:32 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Mayat korban covid yang perlu dibakar – sesuai keyakinan mereka – terus bertambah. Bahkan menumpuk. Sampai perusahaan jasa pembakaran mayat kewalahan. Celakanya, hukum kapitalis justru dipraktikkan dalam pe...
Kamis, 15 Juli 2021 12:37 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*66. Qaala lahu muusaa hal attabi’uka ‘alaa an tu’allimani mimmaa ‘ullimta rusydaanMusa berkata kepadanya, “Bolehkah aku mengikutimu agar engkau mengajarkan kepadaku (ilmu yang benar) yang telah diajark...
Sabtu, 17 Juli 2021 10:23 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...