Rabu, 25 November 2020 17:48

DPRD Trenggalek Sesalkan Petugas di Check Point Durenan, Kerjanya Datang Cuma Absen, Lalu Pulang

Rabu, 13 Mei 2020 21:51 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Herman Subagyo
DPRD Trenggalek Sesalkan Petugas di Check Point Durenan, Kerjanya Datang Cuma Absen, Lalu Pulang
Mugianto, Ketua Fraksi Demokrat DPRD Kabupaten Trenggalek. foto: HERMAN/ BANGSAONLINE

TRENGGALEK, BANGSAONLINE.com - Mugianto, Ketua Fraksi Demokrat DPRD Kabupaten Trenggalek mengungkapkan bahwa pelaksanaan penanganan Covid-19 di check point Durenan tidak berjalan secara efektif. 

Berdasarkan laporan yang ia terima di lapangan, terdapat petugas di check point yang kerjanya hanya datang, mengisi daftar hadir, sekaligus tanda tangan, kemudian pulang sebelum waktunya.

"Jadi, ketika kami Komisi IV datang ke check point tersebut, kami mendapat masukan. Ada sebagian petugas di sana yang kerjanya hanya datang, lalu mengisi tanda hadir dan tanda tangan, kemudian pulang sebelum waktunya. Ini kan membuat petugas yang benar-benar bekerja menjadi iri," ungkap Mugianto dalam rapat kerja antara DPRD Trenggalek dengan Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Trenggalek di Gedung DPRD Trenggalek, Rabu (13/5).

Ia memaparkan beberapa petugas yang dilibatkan dalam check point tersebut. Di antaranya BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) 2 orang, Dinas Kesehatan 12 orang, Satpol PP Kecamatan 6 orang, Dinas Perhubungan 4 orang, Dinas Catatan Sipil 2 orang, Dinas Pertanian 4 orang, TNI 2 orang, Polri 4 orang, Korwil 1 orang, Dinas Kearsipan 3 orang, Kesbangpol (Kesatuan Bangsa dan Politik) 2 orang, dan Register Desa 2 orang.

Total petugas check point di seluruh Kabupaten Trenggalek ada 150 orang. Tiap petugas dijatah honor Rp 100 ribu dari APBD Trenggalek, untuk satu shift-nya.

"Jadi, mereka itu selain terima gaji bulanan dari negara, mereka juga dapat tambahan honor per orang 100 ribu rupiah untuk satu shift ketika mereka ditugaskan di check point itu. Tapi sekali lagi, kenapa ada petugas yang kerjanya cuma datang isi daftar hadir lalu pulang sebelum waktunya. Ini yang kami sayangkan," sesalnya. (man/ian)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Jumat, 20 November 2020 22:13 WIB
SUMENEP, BANGSAONLINE.com - Berbicara tentang destinasi wisata di Kabupaten Sumenep memang tak pernah sepi. Selain memiliki sejumlah tempat wisata religi dan budaya, kabupaten yang berada di ujung timur Pulau Madura ini juga memiliki segudang destina...
Selasa, 10 November 2020 09:44 WIB
Oleh: M. Mas’ud Adnan --- Peristiwa 10 November 1945 adalah tonggak sejarah sangat penting bagi bangsa Indonesia, terutama umat Islam. Sebab, pada momentum 10 November itulah, nasionalisme mendapat pemaknaan sangat signifikan dalam paradigma k...
Minggu, 22 November 2020 21:26 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*39. walawlaa idz dakhalta jannataka qulta maa syaa-a allaahu laa quwwata illaa biallaahi in tarani anaa aqalla minka maalan wawaladaanDan mengapa ketika engkau memasuki kebunmu tidak mengucapkan ”Masya Allah, ...
Jumat, 06 November 2020 10:34 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...