Minggu, 09 Mei 2021 20:27

DPRD Trenggalek Sesalkan Petugas di Check Point Durenan, Kerjanya Datang Cuma Absen, Lalu Pulang

Rabu, 13 Mei 2020 21:51 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Herman Subagyo
DPRD Trenggalek Sesalkan Petugas di Check Point Durenan, Kerjanya Datang Cuma Absen, Lalu Pulang
Mugianto, Ketua Fraksi Demokrat DPRD Kabupaten Trenggalek. foto: HERMAN/ BANGSAONLINE

TRENGGALEK, BANGSAONLINE.com - Mugianto, Ketua Fraksi Demokrat DPRD Kabupaten Trenggalek mengungkapkan bahwa pelaksanaan penanganan Covid-19 di check point Durenan tidak berjalan secara efektif. 

Berdasarkan laporan yang ia terima di lapangan, terdapat petugas di check point yang kerjanya hanya datang, mengisi daftar hadir, sekaligus tanda tangan, kemudian pulang sebelum waktunya.

"Jadi, ketika kami Komisi IV datang ke check point tersebut, kami mendapat masukan. Ada sebagian petugas di sana yang kerjanya hanya datang, lalu mengisi tanda hadir dan tanda tangan, kemudian pulang sebelum waktunya. Ini kan membuat petugas yang benar-benar bekerja menjadi iri," ungkap Mugianto dalam rapat kerja antara DPRD Trenggalek dengan Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Trenggalek di Gedung DPRD Trenggalek, Rabu (13/5).

Ia memaparkan beberapa petugas yang dilibatkan dalam check point tersebut. Di antaranya BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) 2 orang, Dinas Kesehatan 12 orang, Satpol PP Kecamatan 6 orang, Dinas Perhubungan 4 orang, Dinas Catatan Sipil 2 orang, Dinas Pertanian 4 orang, TNI 2 orang, Polri 4 orang, Korwil 1 orang, Dinas Kearsipan 3 orang, Kesbangpol (Kesatuan Bangsa dan Politik) 2 orang, dan Register Desa 2 orang.

BACA JUGA : 

Libur Idulfitri, Pemkab Trenggalek Terapkan Pembatasan Jumlah Pengunjung Wisata

PLN Gandeng Polres Trenggalek Ajak Masyarakat Jaga Keandalan Sistem Kelistrikan

Buka Siang Hari, Warung Makan di Trenggalek Diimbau Pasang Tabir

Berbagi dengan Sesama, Kejaksaan Negeri Trenggalek Bagi-Bagi Takjil kepada Pengguna Jalan

Total petugas check point di seluruh Kabupaten Trenggalek ada 150 orang. Tiap petugas dijatah honor Rp 100 ribu dari APBD Trenggalek, untuk satu shift-nya.

"Jadi, mereka itu selain terima gaji bulanan dari negara, mereka juga dapat tambahan honor per orang 100 ribu rupiah untuk satu shift ketika mereka ditugaskan di check point itu. Tapi sekali lagi, kenapa ada petugas yang kerjanya cuma datang isi daftar hadir lalu pulang sebelum waktunya. Ini yang kami sayangkan," sesalnya. (man/ian)

Bernuansa Menara Kudus, Mushola An-Nabaat Diresmikan Wabup Nganjuk
Minggu, 09 Mei 2021 00:50 WIB
NGANJUK, BANGSAONLINE.com - Cita Indonesia Group, perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan, pertanian, dan peternakan, meresmikan Mushola An-Nabaat yang berlokasi di Desa Batembat Kecamatan Pace, Kabupaten Nganjuk. Peresmian mushola ini dil...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Minggu, 09 Mei 2021 06:50 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Tulisan Dahlan Iskan kali ini sangat menyentuh. Tentang prahara rumah tangga pemilik Gedung Empire Palace Surabaya: Gunawan Angkawidjaja dan istrinya, Chin Chin atau Trisulowati.Menurut Dahlan Iskan, Gunawan bukan ha...
Rabu, 28 April 2021 14:16 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*61. falammaa balaghaa majma’a baynihimaa nasiyaa huutahumaa faittakhadza sabiilahu fii albahri sarabaanMaka ketika mereka sampai ke pertemuan dua laut itu, mereka lupa ikannya, lalu (ikan) itu melompat mengamb...
Sabtu, 08 Mei 2021 11:38 WIB
Selama Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) d...