Sabtu, 06 Juni 2020 21:07

Stok APD Minim, Petugas Medis Puskesmas di Kota Malang Gunakan Jas Hujan Plastik

Minggu, 29 Maret 2020 19:52 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Iwan Irawan
Stok APD Minim, Petugas Medis Puskesmas di Kota Malang Gunakan Jas Hujan Plastik
Petugas medis salah satu Puskesmas menggunakan jas hujan plastik lantaran stok APD yang dimiliki Dinkes Kota Malang terbatas. foto: ist.

KOTA MALANG, BANGSAONLINE.com - Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Malang, Trio Agus Purwono menyayangkan kurangnya alat pelindung diri (APD) bagi petugas medis yang saat ini sedang berjuang menangani wabah Covid-19, khususnya di tingkat Puskesmas.

Ia mengaku mendapat laporan, bahwa para petugas medis harus menggunakan jas hujan plastik saat bertugas. "Kami sangat sedih sekali melihat kondisi seperti itu. Petugas medis diperintahkan perang melawan Covid-19, tapi tidak dilengkapi APD memadai," tegas Trio Agus, Minggu (29/03).

Menurutnya, penggunaan APD yang tidak standar membuat petugas justru rawan terinfeksi Covid-19. Karena itu, ia berharap kondisi ini segera dicarikan solusinya. "Kami khawatir pasiennya sembuh, sebaliknya petugas medisnya gantian terinfeksi," tandasnya.

Agus menilai, langkah Pemkot Malang lamban dalam menangani masalah ini. "Kami menyarankan kepada eksekutif segera belanja APD, jangan sampai kesannya menunda-nunda. Mengingat anggaran sebesar Rp 37,3 miliar untuk penanganan Covid sudah tersedia," ujarnya.

Terpisah, Kabag Humas Pemkot Malang M. Nurwidianto saat dikonfirmasi mengaku sudah mendengar apa yang dikeluhkan oleh petugas medis di lapangan. Menurutnya, kekurangan APD juga dialami berbagai daerah lainnya.

Ia menjelaskan, Pemkot Malang telah berupaya melakukan pengadaan alkes dengan anggaran sebesar Rp 9,9 miliar dari total Rp 37,3 miliar yang disiapkan.

"Di mana pun pembeliannya, kami akan berupaya mendapatkannya. Mengingat bukan hanya Kota Malang saja yang membutuhkannya, tapi banyak kota dan Kabupaten lainnya. Akan tetapi, mekanisme pengadaannya tetap harus sesuai protap (lelang). Harapan kami, secepatnya bisa terkondisikan alkes tersebut," pungkasnya. (iwa/thu/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Selasa, 02 Juni 2020 23:45 WIB
Oleh: M. Cholil NafisItulah kemudahan ajaran Islam. Kalau bisa dipermudah mengapa dipersulit, (yassiru wa la tu’assiru). Demikian prinsip ajaran Islam yang beradaptasi dengan kondisi dan zaman. Begitu juga soal pelaksanaan ibadah haji yang meny...
Minggu, 31 Mei 2020 18:02 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*22. Sayaquuluuna tsalaatsatun raabi’uhum kalbuhum wayaquuluuna khamsatun saadisuhum kalbuhum rajman bialghaybi wayaquuluuna sab’atun watsaaminuhum kalbuhum qul rabbii a’lamu bi’iddatihim maa ya’lamuhum...
Rabu, 03 Juni 2020 11:08 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said MA. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <...