Sabtu, 15 Agustus 2020 14:42

Direktur Pusaka Ungkap Kejanggalan Pailitnya PKIS ST: 8 Karyawan Pemohon Pailit Tergolong Baru

Jumat, 13 Maret 2020 22:56 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Ardianzah
Direktur Pusaka Ungkap Kejanggalan Pailitnya PKIS ST: 8 Karyawan Pemohon Pailit Tergolong Baru
Direktur Pusaka, Lujeng Sudarto.

PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Direktur Pusaka (Pusat Kajian dan Kebijakan) Lujeng Sudarto berharap Kejaksaan Negeri Kabupaten Pasuruan tidak setengah hati melakukan penyelidikan dan penyidikan atas pailitnya PKIS (Pusat Koperasi Industri Susu) Sekar Tanjung (ST) di Kabupaten Pasuruan.

Sebab, ia menilai ada kejanggalan dalam proses pailitnya PKIS Sekar Tanjung yang dibangun oleh konsorsium beranggotakan 6 koperasi tersebut.

Meurut Lujeng Sudarto, dari 6 ketua koperasi konsorsium PKIS Sekar Tanjung, ada 3 ketua koperasi yang jadi pengurus inti. Ia menduga tiga orang itulah yang paling bertanggungjawab atas nasib PKIS Sekar Tanjung hingga gulung tikar.

"Singkatnya, sangat dominan dalam mempermainkan pailitnya PKIS. PKIS Sekar Tanjung pailit itu dikabulkan oleh PN Surabaya atas dasar permohonan 8 karyawan. Ada dugaan. Pihak PKIS ST, menggunakan akuntan publiknya kurang 'sehat'," ungkap Lujeng Sudarto.

Apalagi, lanjut Lujeng, delapan karyawan pemohon pailit tergolong masih baru.

Lebih jauh, Lujeng menjelaskan bahwa permohonan agar PKIS Sekar Tanjung dinyatakan pailit lantaran tidak mampu mebayar gaji dan pesangon karyawan. Sementara 8 karyawan itu minta gaji dan pesangon sama dengan karyawan lama yang bekerja di PKIS ST.

"Sempat berunding, PKIS Sekar Tanjung akan buka lagi, namun menemui jalan buntu. Pasalnya. pihak PKIS Sekar Tanjung akan bayar pesangon dengan cara cicil selama 7 tahun. Delapan karyawan yang jadi pemohon pailit ke PN Surabaya adalah Lailatul Fiteiyah, Anita Oktaviany, Nita Afrini, Lilis Ernawati, Lik Adah, Fadilillah, Wiwik Susilowati, dan Debby Kurniawan," pungkasnya.

Sementara mantan kepala bagian personalia PKIS Sekar Tanjung, Wempi, saat dikonfirmasi membenarkan 8 karyawan pempohon pailit itu tergolong baru.

"Setelah tuntutannya didampingi serikat tak terkabulkan, mereka mengajukan pailit. Saya kaget kedelapan karyawan PKIS Sekar Tanjung itu mengajukan pailit ke PN Surabaya dan dimenangkan. Disayangkan oleh pengurus lain dan tidak relevan jika mereka menuntut gaji dan bayar pesangon sama dengan karyawan lama," kata Wempy. (ard/par/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 12 Agustus 2020 20:53 WIB
NGANJUK, BANGSAONLINE.com - Mengantisipasi lonjakan penumpang saat libur panjang sekaligus meningkatkan bentuk pelayanan, KAI Daop 7 Madiun akan mengoperasikan dua KA Brantas, yakni KA 117 dan KA 118 relasi Blitar-Pasar Senen.Manajer Humas PT KAI Dao...
Kamis, 13 Agustus 2020 16:50 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo---Ketika HARIAN BANGSA mengontak untuk membahas pilkada 9 Desember 2020, saya sedang bersungguh-sungguh untuk menyuguhkan argumentasi mengenai krisis pangan yang akan mengancam, apabila negeri ini tidak mampu membang...
Kamis, 13 Agustus 2020 09:55 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Sabtu, 15 Agustus 2020 10:03 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan ala...