Pelaku Pembacok Warga Campurejo Ditangkap, Rumah dan Motornya Dibakar Massa

Pelaku Pembacok Warga Campurejo Ditangkap, Rumah dan Motornya Dibakar Massa Pelaku S (45) beserta barang bukti parang diamankan di Mapolres Gresik. (Ist)

GRESIK, BANGSAONLINE.com – Satreskrim Polres Gresik telah menangkap S (45), terduga pelaku pembacokan warga Desa Campurejo saat dua kelompok remaja terlibat tawuran di Desa Campurejo, Kecamatan Panceng, Gresik Jumat (27/2/2026) malam.

Pelaku merupakan warga Kecamatan Paciran, Lamongan. Ia berhasil diamankan di rumahnya dalam waktu kurang dari 24 jam setelah kejadian.

Kasus ini ditangani berdasarkan laporan masyarakat ke Polsek Panceng setelah kejadian.

"Pelaku sudah kami tangkap," tandas Kasat Reskrim Polres Gresik, AKP Arya Widjaya, Sabtu (28/2/2026).

Arya mengungkapkan, pada Jumat (27/2/2026) pukul 23.40 WIB, Unit Resmob gabungan yang dipimpin Kanit Resmob Ipda Andi Muh. Asyraf Gunawan, menerima informasi dari masyarakat bahwa pelaku berada di wilayah Kecamatan Paciran, Lamongan.

"Tim langsung bergerak dan berhasil mengamankan pelaku di wilayah tersebut. Selanjutnya, pelaku dibawa ke Mapolres Gresik dengan didampingi keluarga untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut," tegasnya.

Dalam pengungkapan kasus ini, polisi mengamankan sejumlah barang bukti (BB), antara lain, satu buah parang, satu buah jaket jeans warna biru, dan satu sarung warna putih.

"Pelaku sudah kami tetapkan tersangka dan dijerat dengan Pasal 468 Ayat (1) KUHP atau Pasal 466 Ayat (2) KUHP tentang penganiayaan berat atau penganiayaan yang mengakibatkan luka berat," jelas Arya.

Ia juga mengimbau agar masyarakat agar tidak mudah terprovokasi, dan menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada pihak kepolisian.

"Masyarakat jika mengetahui atau melihat adanya tindak pidana, masyarakat bisa langsung melapor ke kantor polisi terdekat, menghubungi call center 110, atau hotline Lapor Cak Rama di 0811-8800-2006," pungkasnya.

Peristiwa pembacokan ini bermula dari sekelompok remaja Desa Campurejo yang menggelar kegiatan sahur patrol di perbatasan Desa Campurejo dengan Desa Banyutengah.

Mereka akhirnya saling lempar bom air dengan pemuda dari Desa Banyutengah. Situasi memanas setelah terjadi perang bom air dan saling ejek. Pemuda Campurejo sempat mundur, namun didatangi kelompok remaja dari Banyutengah yang tidak terima dengan ucapan yang dilontarkan.

Di lokasi kejadian, tepatnya di depan sebuah billiard & cafe di Desa Campurejo, tiba-tiba muncul seorang pria membawa senjata tajam jenis parang dan melakukan pembacokan terhadap dua korban.

Korban pertama, Wahyu Agung Pratama (24), warga Desa Campurejo. Ia mengalami luka serius di perut sebelah kiri dan langsung dilarikan ke RS Ibnu Sina Gresik untuk penanganan medis lebih lanjut. Sementara korban kedua, Moh Ruhul Madani (25), yang juga warga Desa Campurejo menjalani perawatan di Puskesmas Panceng.

Usai kejadian, korban Moh Ruhul Madani melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Panceng untuk proses hukum lebih lanjut.

Geram. Massa akhirnya membakar rumah pelaku. (Ist)

Sebelum pelaku ditangkap pascakejadian ketegangan sempat meluas. Warga Campurejo yang tersulut emosi sempat mendatangi rumah pelaku di Desa Banyutengah, tapi tidak ketemu.

Massa memudian bergerak mencari di rumah pelaku di Desa Tlogosadang, Kecamatan Paciran (wilayah perbatasan Gresik-Lamongan). Karena pelaku tidak ditemukan di lokasi, massa yang geram meluapkan amarahnya dengan melempari rumah dengan batu. Massa juga membakar bagian depan rumah dan sepeda motor yang diduga milik pelaku.

Untuk mengantisipasi eskalasi konflik, personel Satreskrim dan Sat Samapta Polres Gresik bersama jajaran Polsek diterjunkan ke lokasi guna melakukan patroli gabungan dan penjagaan intensif. (hud/msn)

teks ft, rumah dan motor terduga pelaku pembacokan dibakar massa. (Ist)