Rabu, 27 Januari 2021 17:48

Bocah Kelas 6 SD di Jember Dicekoki Miras, Lalu Digilir 3 Preman Kampung

Jumat, 06 Maret 2020 18:13 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Muhammad Hatta
Bocah Kelas 6 SD di Jember Dicekoki Miras, Lalu Digilir 3 Preman Kampung
Ilustrasi

JEMBER, BANGSAONLINE.com - Seorang bocah kelas 6 SD berinisial TR (13), warga Kecamatan Sumbersari, Jember, menjadi korban pencabulan 3 orang preman kampung. Gadis di bawah umur ini menjadi korban ketiga pemuda itu, saat pesta miras.

Dari pengakuan korban, dirinya dicekoki miras sebanyak 4 gelas. Setelah mabuk, lalu diperkosa oleh ketiga pelaku di Kebun Bambu sekitaran Kecamatan Pakusari.

Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, ketiga preman itu, yakni F, D, dan R yang semuanya berumur 20 tahun, kini diamankan di Mapolres Jember.

"Kejadiannya itu kemarin Rabu (4/3/2020). Korban sepulang sekolah sekitar pukul 14.00 WIB dijemput salah satu tersangka," kata KBO Satreskrim Polres Jember Iptu S. Arief saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (6/3/2020) sore.

Sepulang sekolah, korban memang masih mampir ke warnet. Sementara ketiga tersangka sedang berkumpul dan merencanakan untuk melakukan kegiatan mabuk-mabukan di rumah.

"Tapi karena rumah salah seorang tersangka ramai, akhirnya mereka pindah ke lokasi lain (kebun bambu sekitar Kecamatan Pakusari). Saat itu salah seorang tersangka bermaksud menjemput korban dan mengajaknya untuk ikut bergabung," sambung Iptu Arief.

Diketahui, salah seorang tersangka itu juga mantan pacar korban. Karena kenal, maka korban pun ikut dengan salah seorang tersangka itu. "Saat di lokasi, korban pun diajak dan dirayu sehingga mau untuk dicekoki miras alkohol yang dicampur hemaviton sebanyak 4 gelas," katanya.

Karena kondisi sepi, para tersangka memiliki niat jahat untuk mangajak korban bersetubuh. Namun, korban menolak. Karena dalam kondisi mabuk, tersangka tetap memaksa dan akhirnya korban digilir oleh para tersangka.

"Tersangka pertama mencabuli korban dan memaksa. Tersangka kedua mencabuli dan bersetubuh. Sementara tersangka ketiga juga ingin menyetubuhi, tapi karena tersangka kedua lama dan belum selesai, tersangka ketiga hanya meremas payudara, dan menciumi kemaluan korban," ulasnya.

Akibat perbuatannya, tersangka terancam terjerat pasal 81 dan pasal 82 UU no. 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara. (ata/yud)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Kamis, 07 Januari 2021 16:58 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Pamekasan dalam masa pandemi ini tetap bertekad memberikan wahana hiburan rekreasi sekaligus olahraga, terutama bagi anak-anak dan usia dini.Melalui kapasitas dan potensi...
Minggu, 17 Januari 2021 10:07 WIB
Oleh: M. Aminuddin --- Peneliti Senior Institute for Strategic and Development Studies (ISDS)--- Di awal tahun 2021 ini Kemendikbud telah merelease tekadnya untuk melanjutkan apa yang disebutnya sebagai transformasi pendidikan dan pemaju...
Sabtu, 16 Januari 2021 19:54 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*50. Wa-idz qulnaa lilmalaa-ikati usjuduu li-aadama fasajaduu illaa ibliisa kaana mina aljinni fafasaqa ‘an amri rabbihi afatattakhidzuunahu wadzurriyyatahu awliyaa-a min duunii wahum lakum ‘aduwwun bi/sa lil...
Sabtu, 26 Desember 2020 12:03 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A, Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Wono...