Selasa, 01 Desember 2020 12:33

Tega, Bapak di Jember Ini Cabuli Anak Tirinya Sejak SD hingga SMK

Kamis, 05 Maret 2020 16:20 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Muhammad Hatta
Tega, Bapak di Jember Ini Cabuli Anak Tirinya Sejak SD hingga SMK
Tersangka diamankan di Mapolsek Ambulu.

JEMBER, BANGSAONLINE.com - IN (16), gadis asal Kecamatan Ambulu, Jember, menjadi korban pencabulan ayah tirinya, Doni Nariyanto (43), sejak kelas 6 SD. Perbuatan bejat pelaku ini dilakukan, saat ibu korban sedang tidak ada di rumah.

Dari pengakuan korban yang kini duduk di bangku SMK kelas X itu, Doni melakukan perbuatan bejatnya pertama kali saat dirinya masih kelas 6 SD. IN mengaku disetubuhi oleh pelaku.

Sejak itu, perbuatan cabul pelaku kepada anak tirinya terus berlangsung hingga terungkapnya kasus ini.

Polsek Ambulu dibantu Unit PPA Polres Jember sedang melakukan penyidikan kasus ini.

"Dari pengakuannya, perbuatan cabul tersangka dilakukan sejak korban masih kelas 6 SD di dalam rumah kamar tengah. Saat itu, tidak hanya dicabuli, tetapi juga disetubuhi dua kali oleh ayah tirinya ini," kata Kasatreskrim Polres Jember, AKP Yadwivana Jumbo Qantasson saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (5/3/2020) sore.

Perbuatan ayah tirinya itu, kata Jumbo, dilakukan saat ibunya tidak ada di rumah. "Keluarga ini punya toko peracangan di pasar. Saat ibunya berangkat ke pasar dan saat kondisi lengah, tersangka melakukan perbuatan cabulnya, ke anak tirinya itu," jelasnya.

Untuk persetubuhan pertama kali, lanjut Jumbo, dilakukan saat waktu Subuh, di mana korban masih tertidur. "Waktu masih SD itu sudah disetubuhi, waktu itu kata korban, ibunya sudah berangkat ke pasar. Kemudian tersangka menggesek-gesekkan kemaluannya lewat bagian belakang korban, dan masuk. Kemudian yang kedua saat malam harinya. Sejak itu kemudian dilanjutkan dengan perbuatan cabul yang terus dilakukan hingga sekarang," ulasnya.

Untuk persetubuhan apakah juga terus dilakukan hingga sekarang? "Tidak, hanya pencabulan saja, yang dilakukan hampir setiap hari. Persetubuhan hanya saat SD itu. Kini korban kelas X SMK dan tidak sekolah lagi karena kasus ini," pungkasnya.

Selain itu, saat ini korban juga tidak lagi tinggal dengan ibunya, melainkan dengan ayah kandungnya. (ata/yud/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Jumat, 20 November 2020 22:13 WIB
SUMENEP, BANGSAONLINE.com - Berbicara tentang destinasi wisata di Kabupaten Sumenep memang tak pernah sepi. Selain memiliki sejumlah tempat wisata religi dan budaya, kabupaten yang berada di ujung timur Pulau Madura ini juga memiliki segudang destina...
Sabtu, 28 November 2020 22:34 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan --- Nahdlatul Ulama (NU) punya khasanah (bahasa) baru: Neo Khawarij NU. Istilah seram ini diintroduksi KH Imam Jazuli, LC, MA, untuk mestigmatisasi kelompok kritis NU: Komite Khittah Nahdlatul Ulama (KKNU). Khawarij ...
Sabtu, 28 November 2020 15:26 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*39. walawlaa idz dakhalta jannataka qulta maa syaa-a allaahu laa quwwata illaa biallaahi in tarani anaa aqalla minka maalan wawaladaanDan mengapa ketika engkau memasuki kebunmu tidak mengucapkan ”Masya Allah, ...
Sabtu, 28 November 2020 12:00 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...