Rabu, 15 Juli 2020 00:34

Tak Terima Kalah Duel, Lalu Main Keroyokan, Satu Pemuda Jombang Diamankan

Senin, 06 Januari 2020 10:53 WIB
Editor: Abdurrahman Ubaidah
Wartawan: Aan Amrulloh
Tak Terima Kalah Duel, Lalu Main Keroyokan, Satu Pemuda Jombang Diamankan
Pelaku saat diamankan anggota Polsek Jogoroto. foto: AAN AMRULLOH/ BANGSAONLINE

JOMBANG, BANGSAONLINE.com - Tak terima kalah saat duel, pemuda asal Desa/Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang, melakukan pengeroyokan. Akibatnya, satu orang diamankan polisi.

Dari informasi yang didapat, pemuda yang diamankan polisi diketahui bernama Khafid Ridotulloh (25), asal Desa Jogoroto. Sementara korban pengeroyokan bernama Dedi Setiawan (27), yang masih satu desa dengan pelaku.

Peristiwa pengeroyokan sendiri terjadi pada Minggu 22 Desember tahun kemarin sekira pukul 15:30 WIB, tepatnya di pinggir jalan Dusun Murong Timur, Desa Mayangan, Kecamatan Jogoroto.

"Kasus ini dilakukan saat korban sedang menonton pertunjukan bantengan di Desa Mayangan. Tiba-tiba didatangi pelaku bersama teman-temannya dan langsung melakukan pengeroyokan," ucap Kapolsek Jogoroto AKP Bambang S, Senin (06/01).

Aksi pengeroyokan ini, lanjut Bambang, dilakukan lantaran pelaku masih memendam rasa dendam pada korban usai kalah dalam duel satu tahun yang lalu.

"Pelaku dendam pada korban, karena satu tahun yang lalu tanding duel, dan pelaku kalah. Selanjutnya melaporkan insiden tersebut ke polisi," terangnya.

Dalam keterangannya, korban dipukuli pada bagian kepala berulang kali dengan menggunakan tangan kosong. Sehingga korban mengalami luka pada bagian kepala. Selanjutnya ia berobat ke RS Unipdu.

Usai menerima laporan dari korban, anggota Reskrim Polsek Jogoroto melakukan penyelidikan. Kemudian mendapatkan informasi bahwa pelaku sedang nongkrong di rumah tetangganya. Tak butuh waktu lama, pelaku diamankan di polsek guna kepentingan lebih lanjut.

Saat ini, tersangka beserta sejumlah barang bukti diamankan di Polsek Jogoroto. Pelaku dijerat dengan pasal 170 tentang penganiayaan yang dilakukan secara bersama-sama. "Ancaman hukumannya 5 tahun penjara," pungkas Bambang.

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Jumat, 10 Juli 2020 21:04 WIB
Oleh: Ibnu Rusydi Sahara*“Sampean dari Surabaya?” Teman saya kerap menerima pertanyaan itu, manakala turun dari bus antarkota yang membawanya dari Surabaya di beberapa kota di Jawa Timur. Yang bertanya tukang ojek. Yang biasa mangkal di sep...
Senin, 13 Juli 2020 23:23 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Senin, 13 Juli 2020 22:40 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat...