Kamis, 13 Agustus 2020 21:41

Pekerja Proyek Normalisasi Sungai di Blitar Ditemukan Tewas Tertelungkup

Senin, 18 November 2019 14:21 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Akina Nur Alana
Pekerja Proyek Normalisasi Sungai di Blitar Ditemukan Tewas Tertelungkup
Jenazah Didik dibawa ke RS Aulia untuk dilakukan pemeriksaan.

BLITAR, BANGSAONLINE.com - Didik (30), warga Desa Sumberejo Kecamatan Sanankulon ditemukan tak bernyawa di lokasi proyek normalisasi Sungai Buk Unut di Kecamatan Sutojayan, Kabupaten Blitar. Korban pertama kali ditemukan oleh rekan kerjanya dengan posisi tertelungkup di atas kubangan lumpur.

Dikonfirmasi terkait hal ini, Kasatreskrim Polres Blitar AKP Sodik Effendi mengatakan, korban awalnya sedang memasang pompa penyedot air di proyek normalisasi sungai tersebut bersama satu pekerja lainya bernama Indra.

Pompa itu dipasang di kedalaman 1 meter. Namun saat hendak dinyalakan, kabel pompa ternyata tidak sampai. Saat itu seorang pelaksana proyek meminta keduanya untuk memanjangkan kabel. Indra kemudian mencari peralatan dan meninggalkan Didik seorang diri.

"Indra meninggalkan korban sekitar 8 menit. Namun saat kembali ke lokasi, Indra menemukan Didil sudah dalam posisi tertelungkup. Tubuh bagian depan di dalam kubangan air bercampur lumpur," ungkap Sodik, Senin (18/11/2019).

Melihat kondisi rekanya, Indra kemudian mencari pertolongan. Saat diangkat, korban sudah tidak memberikan respons sama sekali. Untuk memastikan kondisi korban, kemudian dibawa ke RS Aulia di Kecamatan Sutojayan.

"Saat dicek oleh petugas medis di RS Aulia, korban dinyatakan sudah meninggal dunia," terangnya.

Polisi yang mendapat laporan kejadian, kemudian melakukan penyelidikan di lokasi. Polisi mengecek pompa air dan kabel yang berada di lokasi karena menduga korban tewas tersetrum. Namun dugaan itu tidak terbukti. Karena kabel belum tersambung ke sumber listrik ketika korban ditemukan tak bernyawa.

Dugaan tersetrum ini kemudian terbantah setelah hasil pemeriksaan medis menyebut jika korban meninggal karena paru-parunya kemasukan air.

"Korban sebelumnya mengeluh kram perut. Kemungkinan korban pingsan saat bekerja, hingga menyebabkan korban menghirup air terlalu banyak karena posisinya tertelungkup," pungkasnya. (ina/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 12 Agustus 2020 20:53 WIB
NGANJUK, BANGSAONLINE.com - Mengantisipasi lonjakan penumpang saat libur panjang sekaligus meningkatkan bentuk pelayanan, KAI Daop 7 Madiun akan mengoperasikan dua KA Brantas, yakni KA 117 dan KA 118 relasi Blitar-Pasar Senen.Manajer Humas PT KAI Dao...
Kamis, 13 Agustus 2020 16:50 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo---Ketika HARIAN BANGSA mengontak untuk membahas pilkada 9 Desember 2020, saya sedang bersungguh-sungguh untuk menyuguhkan argumentasi mengenai krisis pangan yang akan mengancam, apabila negeri ini tidak mampu membang...
Kamis, 13 Agustus 2020 09:55 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Senin, 03 Agustus 2020 11:04 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan ala...