Minggu, 08 Desember 2019 02:24

Terlibat Perampasan, Satu Pelajar SMK di Jombang Tak Bisa Ikut UN

Jumat, 29 Maret 2019 18:19 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Rony Suhartomo
Terlibat Perampasan, Satu Pelajar SMK di Jombang Tak Bisa Ikut UN
Ketiga pelaku diamankan di Mapolres Jombang. foto: RONY S/ BANGSAONLINE

JOMBANG, BANGSAONLINE.com - Lantaran terlibat aksi perampasan, satu pelajar SMK di Jombang, Jawa Timur, terpaksa tidak bisa mengikuti Ujian Nasional (UN).

Dia adalah NA (18) siswa kelas XII sebuah SMK, asal Desa Penggaron, Kecamatan Mojowarno. NA ditangkap anggota Satreskrim Polres Jombang pada dua hari menjelang pelaksanaan UN bersama dua rekannya setelah terbukti terlibat kasus pencurian dengan kekerasan pada pertengahan bulan lalu. Korbannya bernama Angga Wibisono (23) warga Jalan Raya Diwek.

NA kini harus mempertanggung jawabkan perbuatannya di hadapan petugas. Dalam aksinya, NA berperan menarik tas milik korbannya.

“Untuk Ujian Nasional, tersangka NA ini akan mengikuti ujian susulan. Nanti pihak sekolah yang memberikan informasinya mengenai jadwalnya,” terang KBO Satreskrim Polres Jombang, Iptu Sujadi, Rabu (27/03/2019).

Seperti diberitakan sebelumnya, aksi perampasan ini dialamai oleh Angga Wibisono (23) warga Jalan Raya Diwek Kecamatan Diwek. Sedangkan pelakunya berjumlah enam orang, satu di antaranya diduga sebagai penadah yang membeli hasil kejahatan tersebut.

Dari enam pelaku, tiga di antaranya sudah dibekuk polisi. Di antaranya, NA (18) pelajar asal Desa Penggaron Kecamatan Mojowarno, AD (16) asal satu Desa dengan NA, serta Muhammad Hermawan (21) warga Desa/Kecamatan Peterongan.

Insiden ini terjadi pada hari Minggu (10/03/2019) dini hari lalu. Saat itu, Angga baru saja selesai menonton pertandingan sepak bola dari arah Malang. Sesampainya di jalan raya Ngoro, tepatnya sebelah Barat Pasar Ngoro, tiba-tiba dia dihadang tiga orang pemuda yang menggunakan dua sepeda motor. Karena merasa takut, Angga pun berhenti. Sebab, salah satu di antara pelaku yang mencoba memaksanya berhenti itu membawa sebuah palu.

Selanjutnya, Angga dipaksa untuk menyerahkan tas yang dia bawa. Karena merasa terancam, korban pun langsung menyerahkan tasnya. Tidak hanya itu, sebelum tancap gas meninggalkan korbanya, pelaku yang diketahui berjumlah lima orang itu juga mengambil kunci motor milik korban dan membuangnya di tengah jalan.

“Jadi, korban ini dipaksa untuk menyerahkan barang berupa tas yang di dalamnya berisi HP, uang Rp 350.000.- dan surat-surat serta helm,” ujar Kasatreskrim Polres Jombang, AKP Azi Pratas Guspitu.

Korban kemudian langsung melaporkan kejadian ini kepada polisi. Menindaklanjuti laporan tentang dugaan perampasan tersebut, anggota Resmob langsung terjun melakukan penyelidikan.

Perburuan ini membuahkan hasil, dan tiga pelaku berhasil diringkus petugas di Jalan Raya Desa Mojotrisno Kecamatan Mojoagung, pada Sabtu (23/03/19) lalu. Tiga pelaku ini dibekuk beserta barang bukti hasil perampasannya. Mereka kemudian dibawa ke Mapolres Jombang untuk proses lebih lanjut.

“Barang bukti berupa satu buah hp Xiaomi Redmi 4A (hasil rampasan), sebuah palu, sebuah tas coklat (hasil rampasan), dan satu unit sepeda motor Vario sebagai sarana untuk melakukan perampasan,” terangnya.

Azi menjelaskan, dalam melancarkan aksinya ini, ketiga pelaku memiliki peran berbeda. AD bertugas membawa palu untuk menghadang korbanya, sedangkan NA yang masih duduk dibangku SMA di Jombang ini berperan menarik tas korban. Sedangkan Hermawan ini yang membeli hasil kejahatan tersebut (bukan menunggu di atas sepeda motornya seperti berita sebelumnya).

Kini, ketiga pelaku harus meringkuk disel tahanan Polres Jombang untuk menjalai proses penyidikan. Sedangkan tiga pelaku lainya yang identitasnya sudah dikantongi sedang diburu oleh polisi.

“Jika terbukti bersalah, para pelaku akan kami jerat dengan tentang pencurian dengan kekerasan. Sedangkan untuk yang penadah akan dikenakan pasal 480 KUHP,” pungkasnya. (ony/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Kamis, 21 November 2019 23:31 WIB
MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Meluasnya kabar keberadaan destinasi wisata alam pohon besar yang mempunyai akar seribu di Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto, membuat warga setempat penasaran. Kini, pohon akar seribu itu telah menjadi daya tarik da...
Senin, 02 Desember 2019 15:43 WIB
Oleh: Nico Ainul Yakin (Wakil Ketua DPW Nasdem Jawa Timur)HUT ke-8 Partai NasDem yang digelar DPW Partai NasDem Jawa Timur di JX International Surabaya (23/11/2019) lalu berjalan meriah dan sukses. Ribuan kader NasDem dari pelosok Jawa Ti...
Sabtu, 30 November 2019 20:10 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*76. Wa-in kaaduu layastafizzuunaka mina al-ardhi liyukhrijuuka minhaa wa-idzan laa yalbatsuuna khilaafaka illaa qaliilaan.Dan sungguh, mereka hampir membuatmu (Muhammad) gelisah di negeri (Mekah) karena engkau h...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...