Senin, 19 Agustus 2019 18:04

Kepala Kemenag dan Mantan Kepala Kemenag Gresik Ikut Kena OTT KPK

Jumat, 15 Maret 2019 21:46 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: M. Syuhud Almanfaluty
Kepala Kemenag dan Mantan Kepala Kemenag Gresik Ikut Kena OTT KPK
M. Muafaq Wirahadi (kiri) dan Haris Hasanuddin saat akan diterbangkan ke Jakarta. foto: ist

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Tujuh pejabat dan pihak swasta yang terkena operasi tangkap tangan (OTT) KPK di salah satu hotel di Surabaya, Jumat (15/3) pagi, salah satunya adalah Kepala Kemenag Gresik Muh. Muafaq Wirahadi. Selain itu, mantan Kepala Kemenag Gresik yang saat ini menjabat Kakanwil Kemenag Jatim Haris Hasannudin juga dikabarkan ikut terciduk lembaga antirasuah tersebut.

Hal ini diungkapkan salah satu pegawai Kemenag Gresik saat dihubungi BANGSAONLINE.com, Jumat (15/3) malam.

Menurut sumber tersebut, Kepala Kemenag Gresik Muh. Muafaq Wirahadi sempat ngantor ke Kemenag Gresik sebelum terkena OTT KPK, Jumat (15/3) pagi. "Pak Kepala Kemenag lalu pamit ada rapat di Surabaya," ungkapnya.

Dan, sekitar pukul 09.00 WIB, ia mendengar kabar kalau Muafaq Wirahadi bersama Kakanwil Kemenag Jatim juga terkena OTT KPK. "Pak Haris itu mantan Kepala Kemenag Gresik. Beliaunya bersama Pak Muafaq benar kena OTT KPK," jelasnya.

Ia juga mengungkapkan sempat ada petugas KPK yang mendatangi Kantor Kemenag Gresik di Jalan Jaksa Agung Suprapto No. 39, Kecamatan Gresik Kota, pasca kejadian OTT, Jum'at (15/3), sekitar pukul 16.00 WIB.

"Tadi tiga petugas KPK datang ke kantor dan masuk ke ruang kerja. Mereka mengunci ruang kerja Pak Kemenag dan membawa kuncinya," terangnya.

Ia mengaku tak mengetahui apa saja yang dilakukan oleh petugas KPK di dalam ruangan. Hanya saja kedatangan KPK tidak berlangsung lama. "Sekitar 30 menit. Lalu sekitar pukul 16.30 WIB tiga petugas KPK pergi," ungkapnya.

Ia juga membenarkan, kalau Kepala Kemenag Gresik saat ini telah dibawa ke Kantor KPK di Kuningan, Jakarta Pusat.

Hingga berita ini ditulis, Kepala Kemenag Gresik belum berhasil dikonfirmasi terkait OTT KPK. Dihubungi BANGSAONLINE.com melalui telepon selulernya, nomornya tidak aktif. Begitu juga saat dihubungi via pesan pendek, tampak tak terkirim. (hud/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 09 Agustus 2019 19:52 WIB
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Kediri memiliki destinasi wisata baru bernama Dewi Cemara. Obyek wisata berbasis pertanian dan peternakan di Desa Kedung Malang, Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri ini telah diresmikan oleh Gubernur Jawa Timur...
Minggu, 11 Agustus 2019 17:36 WIB
Oleh: Em Mas’ud AdnanPeta politik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Kota Surabaya kembali berubah. Awalnya ada tiga kekuatan kubu politik di internal PDIP Kota Surabaya. Kubu Wihsnu Sakti Buana (wakil wali kota Surabaya), Bambang...
Senin, 19 Agustus 2019 01:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag58. wa-in min qaryatin illaa nahnu muhlikuuhaa qabla yawmi alqiyaamati aw mu’adzdzibuuhaa ‘adzaaban syadiidan kaana dzaalika fii alkitaabi masthuuraanDan tidak ada suatu negeri pun (yang durhaka penduduk...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...