Sabtu, 15 Desember 2018 03:36

Demo Gabungan LSM Datangi Kantor Camat Wonorejo dan Kejari Pasuruan

Kamis, 11 Oktober 2018 19:18 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Ahmad Fuad
Demo Gabungan LSM Datangi Kantor Camat Wonorejo dan Kejari Pasuruan

PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Sempat tertunda, akhirnya demo gabungan LSM yang dikenal Forkom LSM, di Kecamatan Wonorejo dan Kejaksaan Negeri Kabupaten Pasuruan di Bangil terealisasi. Demo itu dihadiri sekitar 500 massa dengan membawa sepeda motor dan mobil minibus.

Demo yang dimulai dari titik halaman Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan dimulai sejak pukul 08.00 WIB mendapat kawalan Kepolisian dari Polsek Kejayan dan Polres Pasuruan. Dengan rute kantor Camat Wonorejo dan Kejaksaan Negeri, Bangil.

Di halaman kantor Camat Wonorejo, pimpinan LSM yang tergabung dalam Forkom, bergantian menyampaikan aspirasinya terkait kinerja kepala desa yang sarat dugaan melakukan praktek penyimpangan dalam pengelolaan DD. Salah satu desa yang paling disorot adalah Desa Karangasem, Kecamatan Wonorejo. Beberapa hari lalu, desa ini telah melalui pengamatan Forkom, dan diduga telah terjadi penyimpangan dalam pelaksanaan pembangunan di desa tersebut.

Camat Wonorejo yang kala itu juga datang di arena demo tak luput dari sorotan para orator dari Forkom, karena dinilai tidak melaksanakan tugasnya sebagai camat. Bahkan dinilai ikut dalam penanganan beberapa proyek serta menutup-nutupi penyimpangan yang dilakukan sang kepala desa.

Hanan, Ketua DPD LSM Penjara Indonesia bahkan melalui pengeras suara meminta Bupati Pasuruan segera mengevaluasi kinerja camatnya, Suhartono serta mencopot jabatannya sebagai camat di Wonorejo karena dinilai tidak bisa melakukan tugas sebagai Camat.

Usai orasi di depan kantor camat, massa langsung menuju kantor Kejaksaan Negeri Bangil. Sempat terjadi ketegangan dan perselisihan antara pendemo dan pihak keamanan kejaksaan karena mobil komando tertahan depan kantor. Namun akhirnya pihak Kejaksaan membuka palang besi yang ada di depan pos jaga menuju halaman Kejaksaan.

Tak lama berorasi, akhirnya perwakilan pengunjuk rasa dipersilakan masuk untuk menyampaikan tuntutannya di ruang kejaksaan. Adapun tuntutan mereka diantaranya:

1. Mendorong kejaksaan menegakan supremasi hukum dengan tegas menindak pelaku pelaku korupsi di segala bidang pemerintahan

2. Mendorong kepala Kejaksaan Negeri Bangil memaksimalkan kinerja Tim Saber Pungli dan memaksimalkan sinergitas penegakan hukum untuk memberikan kepastian hukum serta terciptanya pemerintahan yang bersih dan berwibawa.

3. Lebih menjalin kerjasama dengan organisasi non pemerintah guna memaksimalkan fungsi kontrol sosial serta pencegahan dan pemberantasan korupsi.

4. Meminta kejaksaan untuk lebih memaksimalkan pemantauan terhadap penyimpangan penyimpangan yang ada di desa utamanya penyalahgunaan anggaran Dana Desa, DD dan Alokasi Dana Desa, ADD. (afa/ian)

Rabu, 12 Desember 2018 12:08 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*BANJIR menerjang lalu menggenangi jalanan di Malang, kawasan Lowokwaru maupun Jl. Ahmad Yani dengan sengsara kemacetan sampai di Jalan Soekarno Hatta dan Soenandar Priyosoedarmo. Begitulah yang ramai diberitakan banyak media dan ...
Senin, 03 Desember 2018 14:30 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag. . .  Waja’alnaa allayla waalnnahaara aayatayni famahawnaa aayata allayli waja’alnaa aayata alnnahaari mubshiratan litabtaghuu fadhlan min rabbikum walita’lamuu ‘adada alssiniina waalhisaaba wak...
Sabtu, 10 November 2018 10:00 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...