Tim SAR melakukan pencarian awal Kapal Motor (KM) Kembang Kurma
MATARAM,BANGSAONLINE.com -Kapal motor (KM) Kembang Kurma asal Desa Pulau Pagerungan Kecil, Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep, dilaporkan karam di perairan utara Pulau Lombok, NTB.
Hingga saat ini, empat awak kapal yang terdiri dari satu nahkoda dan tiga anak buah kapal (ABK) dinyatakan hilang.
BACA JUGA:
- Harga Garam di Gili Raja Sumenep Turun Saat Musim Produksi Mulai Ramai
- 1.356 CJH Sumenep Berangkat ke Tanah Suci, Wabup Ingatkan Cuaca Ekstrem di Makkah
- YBM PLN Salurkan Bantuan Ternak Kambing untuk Buruh Serabutan di Sumenep
- Sambut Musim Tanam Tembakau, Petani Sumenep Mulai Semai Bibit, Harga Capai Rp50 Ribu per Ikat
KM Kembang Kurma diketahui berlayar dari Banyuwangi menuju Kepulauan Sapeken dengan membawa muatan kebutuhan pokok, seperti beras, telur, dan sembako lainnya. Kapal tersebut berangkat dari Pantai Boom, Banyuwangi, pada Selasa malam sekitar pukul 22.30 WIB.
Informasi mengenai kejadian ini disampaikan Kepala UPP Kelas III Sapeken, Herman Eko Yulianto. Ia mengatakan pihaknya menerima kabar awal dari keluarga awak kapal yang berada di Pagerungan Kecil.
“Informasi yang masuk ke kami, semalam ada salah satu ABK yang sempat menghubungi keluarganya dan mengabarkan bahwa kapal mengalami musibah tenggelam. Namun untuk kebenarannya masih kami pastikan,” ujar Herman, Jumat (6/2/2026).
Herman menjelaskan, setelah menerima informasi tersebut, pihaknya langsung berkoordinasi dengan tim SAR Mataram untuk melakukan pencarian.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




