Senin, 18 Maret 2019 23:51

Laksanakan Perintah Panglima TNI, Ribuan Santri Tebuireng Nobar Film G30S/PKI

Jumat, 22 September 2017 03:42 WIB
Wartawan: Romza
Laksanakan Perintah Panglima TNI, Ribuan Santri Tebuireng Nobar Film G30S/PKI
Ribuan santri Ponpes Tebuireng saat nobar film G30S/PKI, Kamis (21/9/2017). foto: ROMZA/ BANGSAONLINE

JOMBANG, BANGSAONLINE.com - Ribuan santri Pondok Pesantren (Ponpes) Tebuireng Jombang nonton bareng (nobar) film 'Pengkhianatan G30S/PKI" di halaman utama pondok setempat, Kamis (21/9/2017) malam. Nobar ini dilakukan sebagai realisasi dari instruksi Panglima TNI, Jenderal Gatot Nurmantyo.

Selain itu, acara nobar juga untuk memberi wawasan sejarah kepada para santri, juga sebagai pengingat agar peristiwa serupa tidak terulang. "Kita tahu, ada perintah dari Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo untuk nobar film ini," kata Kusnadi Said, Pembina Ponpes Tebuireng bidang pendidikan.

Dalam pantauan Bangsaonline.com, para santri putra mulai tingkat SMP hingga perguruan tinggi duduk di halaman utama pondok menyaksikan film yang diputar di layar lebar. Selain para santri dan ustad, sejumlah anggota TNI dari Koramil Diwek Jombang juga terlihat ikut menyaksikan film yang diputar sejak pukul 19.00 WIB tersebut.

Menurut Kusnadi, film yang diputar tersebut didapat dengan cara mengunduh dari Youtube. Film ini berdurasi 3 jam 37 menit. "Selama ini santri hanya tahu dari buku tentang penghianatan PKI. Itu pun tidak lengkap. Maka, dengan nobar film ini harapannya santri bisa lebih memahami sejarah bangsa ini. Ya, dengan mengetahui sejarah kelam pemberontakan PKI dan kisah kepahlawanan para penyelamat NKRI dan Pancasila, jiwa patriotisme para santri kian kuat," jelas Kusnadi.

Melalui film ini, pihaknya juga ingin memberi pemahaman kepada para santri, tentang upaya mengganti dasar negara merupakan bentuk pemberontakan terhadap negara.

Santri pun mengaku senang bisa menonton film lawas ini. Sebab memberi wawasan tentang pemberontakan PKI, yang ingin mengganti ideologi Pancasia dengan komunisme.

"Sebelum ini saya mengetahui sejarah PKI, tapi dari buku, bukan dari sekolah. Juga dari cerita kakak-kakak kelas saya. Melalui film ini saya jadi tahu bagaimana kejamnya PKI memerangi lawan-lawannya, termasuk terhadap kiai," kata Akhwan Khoiri, salah satu santri asal Pandeglang Banten.

Baginya, setelah tahu penghianatan terhadap bangsa melalui film itu, komunisme harus ditangkal dan PKI tidak boleh muncul lagi, karena bertentangan dengan ideologi negara RI. "Jangan sampai PKI bangkit lagi. Itu berbahaya terhadap negara," pungkas Khoiri. (rom)

Polda Jatim Gerebek Pabrik Makanan Ringan Berbahan Tawas dan Bumbu Kadaluarsa di Sidoarjo
Jumat, 15 Maret 2019 05:14 WIB
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Tim Satgas Pangan Polda Jatim menggerebek pabrik produksi makanan ringan (snack) di Dusun Dodokan, Desa Tanjungsari, Taman, Sidoarjo, Kamis (14/3). Dalam penggerebekan ditemukan bahan baku berbahaya dan kadaluarsa y...
Selasa, 19 Februari 2019 16:59 WIB
BANGSAONLINE.com - Februari udah mau abis aja nih... Saygon Waterpark punya banyak banget promo menarik buat kalian di bulan Februari ini. Ayo... jangan sampai ketinggalan ya...1. Romantic Moment, Berdua Lebih HematBuat kalian yang dateng berdua sama...
Suparto Wijoyo
Rabu, 13 Maret 2019 10:54 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*HARI ini, 13 Maret 2019 ada agenda batas waktu Fraksi-fraksi di DPRD Provinsi Jawa Timur untuk memberikan pendapatnya kepada Pimpinan Dewan berkenaan dengan Rancangan Awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Pro...
Minggu, 17 Maret 2019 23:15 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag28. Wa-immaa tu’ridhanna ‘anhumu ibtighaa-a rahmatin min rabbika tarjuuhaa faqul lahum qawlan maysuuraanDan jika engkau berpaling dari mereka untuk memperoleh rahmat dari Tuhanmu yang engkau harapkan, maka kat...
Dr. KH. Imam Ghazali Said.
Jumat, 01 Februari 2019 11:02 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...