Kamis, 22 Agustus 2019 19:28

Pelayanan BPJS Madiun Dikeluhkan

Selasa, 04 April 2017 00:25 WIB
Wartawan: Hendro
Pelayanan BPJS Madiun Dikeluhkan
kantor BPJS Kesehatan Cabang Madiun

MADIUN, BANGSAONLINE.com - Permasalahan yang sering muncul dalam Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, masih saja menjadi keluhan masyarakat terkait pelayanannya. Masyarakat pun yang menjadi korban. Padahal setiap orang diwajibkan menjadi peserta BPJS agar bisa menikmati layanan yang satu ini.

Pelayanan BPJS Kesehatan Cabang Madiun yang buruk juga disoal dan dirasakan oleh masyarakat Kota Madiun yang notabenenya sebagai peserta. Hal tersebut bisa menjadi bukti bahwa BPJS masih jauh dari kata layak

Narti (62), salah satu peserta BPJS Kesehatan Madiun yang keanggotaannya sebagai peserta mandiri merasa pelayanan dari pihak penjamin sosial kesehatan tersebut tidak maksimal. Dia menceritakan, mulai antre berobat di rumah sakit milik Pemkot Madiun pukul 07.00 WIB hingga sampai kamar periksa ditangani dokter pada pukul 10.00 WIB. Dia juga harus antre di apotek rumah sakit dan baru dilayani atau dipanggil petugas apotek sekitar pukul 14.30 WIB. Dari sini ketidakseriusan dari BPJS dirasakan Narti.

“Saya mulai berobat rumah sakit ini dari pukul 07.00 WIB, ditangani dokter sekitar pukul 10.00 WIB. Langsung saya antre obat dan baru dilayani pukul 14.30-an,” ujar Narti

Untuk antre obat dengan kondisi sakit Narti harus menunggu sekitar 5 jam di depan apotek. “Apakah saya tidak bisa nebus obat di apotek luar rumah sakit,” tambah Narti.

Pertanyaan yang timbul bagi Narti dan masyarakat awam, yaitu banyak apotek di Madiun yang sudah bekerja sama dengan BPJS Kesehatan. Apakah tidak bisa resep dari dokter rumah sakit ditebus di luar atau di apotek yang sudah kerja sama dengan BPJS Kesehatan, sehingga tidak perlu antre lama di apotek rumah sakit.

Saat dikonfirmasi ke BPJS Kesehatan Cabang Madiun masalah yang dihadapi Narti, salah satu staf kantor mengatakan, Kepala Kantor BPJS Kesehatan Cabang Madiun dr Yessi Kumalasari sedang dinas luar. (hen/rd)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Rabu, 21 Agustus 2019 17:27 WIB
BANGSAONLINE.com - Destinasi wisata di Indonesia tidak hanya Bali, Lombok, ataupun Jogjakarta. Masih banyak destinasi wisata lain dengan panorama yang tidak kalah indah, salah satunya adalah Lampung. Letaknya yang berada di ujung Pulau Sumate...
Minggu, 11 Agustus 2019 17:36 WIB
Oleh: Em Mas’ud AdnanPeta politik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Kota Surabaya kembali berubah. Awalnya ada tiga kekuatan kubu politik di internal PDIP Kota Surabaya. Kubu Wihsnu Sakti Buana (wakil wali kota Surabaya), Bambang...
Senin, 19 Agustus 2019 01:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag58. wa-in min qaryatin illaa nahnu muhlikuuhaa qabla yawmi alqiyaamati aw mu’adzdzibuuhaa ‘adzaaban syadiidan kaana dzaalika fii alkitaabi masthuuraanDan tidak ada suatu negeri pun (yang durhaka penduduk...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...