Ketua DPRD Kota Madiun saat membuka rapat. Foto: Hendro Suhartono/BANGSAONLINE
Pembahasan akan mencakup seluruh aspek mulai dari pendapatan, belanja, hingga pembiayaan daerah.
Armaya juga menyoroti besaran sisa lebih pembiayaan anggaran (Silpa) yang mencapai lebih dari Rp100 miliar.
"Kita lihat dulu terkait pendapatan daerah, terus belanja daerah, terus pembiayaan daerah. Nanti semuanya kita bahas di pansus," tandasnya.
Sementara itu, Plt Wali Kota Madiun Bagus Panuntun menjelaskan, tingginya Silpa disebabkan sejumlah anggaran yang tidak terserap.

Sebagian anggaran tidak terealisasi karena adanya pengembalian maupun kendala dalam proses pelaksanaan.
Namun, ia memastikan anggaran tersebut akan dimanfaatkan pada tahun anggaran berikutnya. (dro/van)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




