513 Rumah Warga Madiun Dapat Sambungan Listrik Gratis dari Program BPBL Seruni KMP Bidang IV

Ringkasan Berita
  • Program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) oleh Seruni KMP bersama Dharma Wanita Kementerian ESDM memberikan sambungan listrik gratis kepada 513 rumah tangga kurang mampu di Kabupaten Madiun. Bantuan mencakup instalasi 900 VA, tiga titik lampu, kotak kontak, Sertifikat Laik Operasi, dan token listrik perdana Rp100 ribu.
  • Penerima bantuan adalah warga kurang mampu yang belum memiliki akses listrik mandiri atau masih menyalur listrik dari tetangga. Sebanyak 257 kepala keluarga berada di Kecamatan Balerejo, sementara sisanya tersebar di kecamatan lain di Kabupaten Madiun.
  • Selain bantuan listrik, rombongan juga menyalurkan paket perlengkapan sekolah, paket Gemarikan, perlengkapan salat, dan lampu penerangan jalan di wilayah Balerejo dan Pilangkenceng. Bupati Madiun menyambut baik program ini sebagai penunjang aktivitas dan kualitas hidup masyarakat.
  • Program BPBL merupakan bagian dari upaya pemerintah memperluas akses listrik bagi masyarakat Indonesia. Ketua Seruni KMP Bidang IV menyatakan program ini menyasar warga yang selama ini belum memiliki akses listrik.

MADIUN,BANGSAONLINE.com - Solidaritas Perempuan Untuk Indonesia Kabinet Merah Putih (Seruni KMP) Bidang IV bersama Dharma Wanita Persatuan Kementerian ESDM dan Kementerian Kelautan dan Perikanan menggelar kegiatan sosial di Kabupaten Madiun dengan mengajak masyarakat berhemat listrik sekaligus menyerahkan bantuan pemasangan listrik gratis bagi warga kurang mampu, Kamis (7/5/2026).

Bantuan tersebut diberikan melalui program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) dari Kementerian ESDM kepada 513 rumah tangga kurang mampu di Kabupaten Madiun.

Ketua Seruni KMP Bidang IV sekaligus Ketua Dharma Wanita Kementerian ESDM, Sri Suparni Bahlil, mengatakan program BPBL merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memperluas akses listrik bagi masyarakat di seluruh Indonesia.

Program tersebut menyasar warga kurang mampu yang belum memiliki sambungan listrik mandiri maupun masyarakat yang selama ini masih menyalur listrik dari rumah tetangga.

"Sasarannya adalah warga kurang mampu yang belum memiliki akses listrik maupun rumah tangga miskin yang selama ini menyalurkan listrik tetangga. Kami mendapat data bahwa masih ada warga di Kabupaten Madiun belum mendapat akses listrik," terang Sri Suparno Bahlil saat penyerahan BPBL di Desa Pacinan, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun.

Melalui program BPBL, pemerintah memberikan bantuan sambungan listrik gratis lengkap dengan instalasi berdaya 900 VA.

Selain itu, penerima bantuan juga mendapatkan tiga titik lampu, satu kotak kontak, Sertifikat Laik Operasi (SLO), serta token listrik perdana senilai Rp100 ribu.

Bupati Madiun Hari Wuryanto menyambut baik program bantuan listrik gratis tersebut karena dinilai sangat membantu masyarakat kurang mampu di wilayahnya.

Menurutnya, akses listrik menjadi kebutuhan penting untuk menunjang aktivitas dan kualitas hidup masyarakat sehari-hari.

"Terima kasih kepada pemerintah atas bantuan sambungan listrik gratis di Kabupaten Madiun. Program ini tentu sangat bermanfaat bagi warga sasaran yang selama ini belum memiliki akses listrik," kata Hari Wuryanto.

Ia menjelaskan, sebanyak 513 kepala keluarga penerima bantuan tersebar di beberapa kecamatan di Kabupaten Madiun.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 257 kepala keluarga berada di Kecamatan Balerejo, sementara sisanya tersebar di wilayah kecamatan lainnya.

Selain menyerahkan bantuan listrik gratis, rombongan Dharma Wanita Kementerian ESDM juga menyalurkan berbagai bantuan sosial lainnya selama berada di Kabupaten Madiun.

Bantuan tersebut meliputi paket perlengkapan sekolah untuk sejumlah siswa sekolah dasar di wilayah Balerejo.

Selain itu, rombongan juga menyerahkan paket Gemarikan dan perlengkapan salat di sekolah dasar wilayah Kecamatan Pilangkenceng.

Tak hanya itu, bantuan lampu penerangan jalan juga diberikan untuk wilayah Balerejo dan Pilangkenceng guna mendukung kenyamanan dan keamanan masyarakat. (dro/adv)