Detik-detik OTT yang dilakukan Polsek Kraksaan
PROBOLINGGO,BANGSAONLINE.com - Dua oknum wartawan media online lokal di Probolinggo ditangkap aparat Polsek Kraksaan setelah diduga melakukan pemerasan terhadap seorang pengusaha tambak udang senilai Rp5 juta.
Salah satu dari dua terduga pelaku diketahui merupakan pimpinan redaksi media online.
BACA JUGA:
- Polres Probolinggo Kota Ungkap Kasus Penyalahgunaan BBM Subsidi
- Akal-akalan Barcode BBM Subsidi Terbongkar, 5 Tersangka Dibekuk Polres Probolinggo Kota
- Ungkap Penyalahgunaan BBM Subsidi, Satreskrim Polres Probolinggo Raih Penghargaan dari Kapolda Jatim
- Polres Probolinggo Tangkap 7 Pelaku Penyalahgunaan BBM Subsidi di Lima Lokasi
Keduanya diamankan melalui operasi tangkap tangan (OTT) saat menerima uang dari korban bernama Andika Rheza Putra, warga Kelurahan Pilang, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo.
Kedua pelaku masing-masing bernama Jamaluddin dan Moh Rais, warga Dusun Karanganyar, Desa Asembakor, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo. Jamaluddin atau Jamal diketahui menjabat sebagai pimpinan redaksi media online Suara Indonesia Warta Publik.
Peristiwa dugaan pemerasan tersebut terjadi pada Sabtu (27/12/2025) sekitar pukul 15.00 WIB.
Saat itu, Unit Reskrim dan Intel Polsek Kraksaan mendapati kedua pelaku tengah melakukan transaksi di Rumah Makan Alino, Kraksaan.
Setelah korban menyerahkan uang senilai Rp4 juta, petugas yang telah melakukan pengintaian langsung melakukan operasi tangkap tangan terhadap kedua pelaku atas dugaan pemerasan terhadap pengusaha tambak udang.
Kapolres Probolinggo AKBP Wahyudin Latif melalui Kapolsek Kraksaan Kompol Maskur membenarkan penangkapan tersebut. Ia mengatakan pihaknya telah mengamankan dua orang terduga pelaku dalam perkara dugaan pemerasan.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




