Ketua PWI Kediri Raya, Bambang Iswayoedhi
KOTA KEDIRI,BANGSAONLINE.com - Ketua PWI Kediri Raya, Bambang Iswayoedhi angkat bicara terkait viralnya dua oknum wartawan yang digeruduk puluhan siswa SMKN 1 Kota Kediri.
"Jadi dua orang oknum Wartawan yang viral di Medsos itu bukan anggota saya, terkait dengan persoalan apa, kami belum begitu paham," ucap Bambang dikonfirmasi awak Media, Minggu (8/6/2025).
BACA JUGA:
- Ular Piton 2 Meter Muncul di Pekarangan Rumah Warga, Damkar Pos Grogol Kediri Lakukan Evakuasi
- Ketua Caretaker DPD AMPI Ajak Gen Z Lestarikan Kuliner Legendaris Berbumbu Rempah
- Pengukuran Ulang Jadi Solusi Sengketa Tanah di Tawang Kediri
- Bupati Kediri Salurkan Bantuan Benih Jagung dan Traktor untuk Petani Ngadiluwih
Bambang menegaskan, jika ada persoalan menyangkut Wartawan yang tergabung di dalam Organisasi yang ia pimpin, bisa melaporkan kepada pihaknya.
"Jika ada pelanggaran profesi terkait dengan anggota PWI, silahkan melaporkan. Kami profesional sebagaimana aturan yang ada. Kita tegas tidak akan mentolerir anggota yang melakukan pelanggaran,"tegas Bambang.
Menurut Bambang, pihaknya menekankan kepada anggotanya untuk tunduk terhadap kode etik jurnalistik dalam menjalankan tugasnya sebagaimana Pasal 3 Kode Etik Jurnalistik yang menyatakan bahwa wartawan harus menguji informasi secara berimbang dengan tidak mencampurkan fakta dan opini yang menghakimi.
"Jadi Asas Praduga tidak bersalah (presumption of innocence) harus menjadi landasan bagi Wartawan, khususnya bagi Wartawan yang tergabung di dalam Organisasi PWI Kediri Raya. Mereka kita tekankan agar mengedepankan hal itu, " urai Bambang.






