Miftah Maulana Habiburrahman. Foto: Facebook
"Kulo niku bersyukur Bude Yati elek. Milo dadi sinden. Lak ayu dadi lonte kan iki (Saya itu bersyukur Bude Yati itu jelek. Makanya jadi sinden. Kalau cantik jadi lonte kan ini)," kata Gus Mifta sambil menunjuk Yati Pesek.
Saat itu Yati Pesek tampak malu dan kecewa. Sementara penonton justru tertawa riuh. Gus Miftah juga tertawa girang.
"Oh mboten nggeh bude (Oh tidak ya bude)," imbuh Gus Miftah sambil tertawa.
Yati Pesek pun langsung mengungkap kekecewaannya.
"Saiki kok dadi suarane koyo ngunu. Oh untung gus gus. Sampean iki saiki neng kene, dadi ora ustadz yo, ora kiai dudu yo (Sekarang kok suaramu kayak gitu. Oh untung gus- gus. Kamu ini sekarang di sini, jadi bukan ustadz ya, bukan kiai ya)," ujar Yati Pesek.
Yati Pesek yang juga berprofesi sebagai pemain ketoprak itu mengaku sangat kecewa terhadap omongan Gus Miftah. Tapi hanya dipendam aja.
"Ya, aku cuma diam saja walaupun sebenarnya hatiku ya sakit sekali," kata Yati Pesek seperti dilansir detikPop, Minggu (8/12/2024).
"Ya, aku ini dari kecil jadi seniman sampai jadi tua itu menjaga budayaku beneran," katanya.
Dalam setiap manggung dan main film, Yati Pesek mengaku selalu menjaga sikap, tata krama, dan perkataannya.
"Kok aku sama Miftah dibilang kayak begitu," tuturnya. "Salahku apa? Padahal aku muhajadah di situ, aku tidak pernah dibayar, tidak minta bayaran."
Yati Pesek bercerita bahwa anaknya tak terima dan mau melabrak Gus Miftah. Tapi ia larang. Ia tak ingin rebut. Yati Pesek memilih berdoa.
"Aku bar mulih saka nggone Miftah kuwi, aku ming dewe, aku nangis ning kamar. Mergo anakku arep maju arep nganu karo Miftah, aku ora entuk (Aku habis pulang dari acara Miftah menyendiri menangis di kamar. Lalu anakku mau melabrak Miftah, tapi aku tidak izinkan)," kata Yati Pesek dalam pesan suara yang dibagikan Erick Estrada ke Instagram, dilansir Selasa (10/12/2024) seperti dikutip Suara.com.
Yati Pesek minta anaknya menyerahkan kepada Allah SWT.
"Ojo Le, wis ben. Aku arep nyuwun pengadilan wae karo Gusti Allah. Nek awake dewe sing ngadili, ora sepira (Jangan Nak, biar saja. Aku hendak minta pengadilan dari Tuhan. Kalau kita yang mengadili, hasilnya tak seberapa)," ujar Yati Pesek menyinggung doanya kala itu.
"Neng mengko nek Gusti Allah sing ngadili, lha iki. Delok en wae. Ora suwe Le. Lha kira-kira antaraning rong tahun iki kedadian (Kalau Tuhan yang mengadili, beginilah. Lihat saja. Tidak akan lama. Kira-kira dua tahun akhirnya kejadian)," tambah Yati Pesek.
Dilansir detik.com, potongan video Gus Miftah yang menyebut Yati Pesek lonte itu bersumber dari YouTube Gus Miftah Official. Video tersebut berjudul "Gus Miftah Vs Bude Yati Pesek - Lucu Poll Limbukan Wayang Kulit Ponpes Ora Aji" berdurasi 45.11 menit.
Video tersebut diunggah pada 5 Maret 2022. Namun cuplikan video yang menyebut Yati dengan kata lonte itu kini viral setelah Gus Miftah menghina Sunhaji, penjual es teh keliling.
Gus Miftah mengaku pasrah setelah video itu viral. "Itu monggo saja. Itu saya bisa berbuat apa? Video sudah tahun yang lalu kembali diungkit. Insyaallah hubungan saya dengan beliau yang terbaik. Kalaupun itu diambil, diviralkan kembali, ya saya bisa berbuat apa?" kata Gus Miftah.
Dia mengatakan nggak akan mengubah gaya dakwahnya. Namun, pimpinan Ponpes Ora Aji Yogyakarta itu berjanji akan lebih berhati-hati dalam memilih kata.
"Secara prinsip semua orang punya gaya dakwah masing-masing. Punya karakter masing-masing. Karakter itu tetap akan saya pertahankan, cuma dengan pemilihan kata dan diksi yang mungkin lebih berhati-hati," ujar Gus Miftah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




