Budi Arie Setiadi. Foto: Kominfo
JAKARTA, BANGSAONLINE.com – Mahfud MD – mantan Menkopolhukam – menegaskan bahwa Budi Arie Setiadi, mantan Menteri Komunikasi dan Informatika Indonesia – seharusnya sudah lama menjadi menjadi tersangka kasus judi online.
“Saya pribadi sudah berulang kali mengatakan, dari kronologi kasus yang tersebar dan isi BAP, menurut saya, dia itu seharusnya sudah lama jadi tersangka,” ujar Mahfud MD di kanal YouTube Leon Hartono, yang dikutip fajar.co.id, Rabu (17/9/2025).
BACA JUGA:
- Mahfud MD: Penegakan Hukum Adil Fondasi Kokohnya Kebangsaan Indonesia
- Direktur YLBH FT Sebut KUHP Baru Belum Adil Tangani Pecandu Judi Online
- Pembuat dan Penyebar Akun Palsu Mahfud MD Dilaporkan ke Bareskrim Polri
- Mau Hapus Wajah Jokowi dari Logo, Bantah Projo Singkatan Pro Jokowi, Budi Arie Takut Kasus Judol?
Menurut tokoh nasional asal Madura itu, konstruksi kasus yang dipublikasikan di media massa dan keterangan dalam berita acara pemeriksaan telah cukup mengindikasikan peran aktif Budi Arie dalam dugaan kejahatan siber tersebut.
Mahfud kemudian mengungkap awal mula kasus tersebut. Menurut dia, kasus itu bermula dari keputusan Budi Arie mengangkat pejabat di Kominfo yang bertanggung jawab menangani pemblokiran situs ilegal. Tapi orang yang ditunjuk tidak memiliki kompetensi teknis. Tidak melalui proses seleksi terbuka, bahkan latar belakang pendidikannya tidak diverifikasi.
“Budi Arie malah bilang, tidak apa-apa ijazahnya tidak dicek, karena katanya dia bisa IT. Ya jelas ini dipaksakan. Orang ini yang akhirnya membuka celah untuk kejahatan online,” tegas mantan ketua Mahkamah Konstitusi itu.
Mahfud menilai tindakan menunjuk orang tanpa kapabilitas untuk posisi strategis menjadi salah satu indikasi kuat keterlibatan langsung dari Budi Arie dalam praktik ilegal yang berkembang di bawah pengawasannya.
“Kalau begitu kan bisa diduga, otaknya ya Budi Arie. Dia yang mendorong masuknya orang yang tidak layak ke posisi krusial,” tambah Mahfud MD.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




