Evakuasi petugas keamanan yang menjadi korban pembunuhan di Surabaya.
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Polsek Sukomanunggal masih melakukan penyelidikan atas tewasnya Dekky Martiyandi (44), warga Jalan Pesapen Balokan I/12, Perak, yang bekerja sebagai petugas keamanan di Graha Darmo Satelit Town I.
Kapolsek Sukomanunggal, Kompol M. Akhyar, menyebut korban ditemukan dengan lima luka tusukan di tubuhnya.
"Kami masih melakukan penyelidikan berdasarkan hasil yang ditemukan di TKP. Motif pembunuhan masih membingungkan, karena bila itu aksi begal atau perampasan, kenapa motor dan uang korban tidak diambil? Hanya handphone-nya saja," ujarnya saat dikonfirmasi, Senin (11/5/2026).
Disampaikan olehnya bahwa motor korban ditemukan di depan pos penjagaan dengan kunci masih menempel, sementara dompet berisi Rp400 ribu tetap ada. Barang yang hilang hanya sebuah ponsel Redmi lama.
"Dilihat sekilas, hanya handphone yang hilang. Sehingga bisa dikatakan ini kasus dendam," katanya.
Dekky diketahui sedang bertugas malam sejak pukul 22.00 WIB. Saat ditemukan, tubuhnya sudah kaku dan kemudian dievakuasi ke RS Bhayangkara untuk dilakukan autopsi.
Polisi juga memeriksa sejumlah saksi, termasuk empat rekan sesama security, istri, dan mertua korban. Informasi dari teman lama korban berinisial ID menyebut Dekky dikenal sopan dan ramah, meski pernah memiliki riwayat sebagai pecandu narkoba dan gemar judi bola online.
"Dekky memang pendiam, kalau dulu ya memakai narkoba dan senang judi bola. Teman-teman security menduga kejadian ini berhubungan dengan hutang piutang," ucapnya.
Hingga kini, Polsek Sukomanunggal masih mendalami kasus untuk mengungkap motif dan pelaku pembunuhan. (rus/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




