Pemotongan tumpeng oleh pemilik Tomoro Coffe yang diserahkan kepada Kepala Disparpora Kabupaten Madiun. Foto: Hendro Suhartono/BANGSAONLINE
MADIUN,BANGSAONLINE.com - Tomoro Coffee resmi hadir di Kelurahan Krajan, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun, Senin (11/5/2026), sebagai ruang kuliner sekaligus tempat berkumpul anak muda untuk berdiskusi dan mencari ide kreatif.
Kehadiran tempat kuliner tersebut dinilai strategis karena berada tepat di depan Stasiun Caruban. Lokasi itu dinilai memudahkan wisatawan lokal maupun luar daerah yang menggunakan transportasi kereta api untuk singgah menikmati sajian kuliner.
BACA JUGA:
- Kapolres Madiun Pimpin Langsung Personel Pengamanan Aksi Damai Hari Buruh di Caruban
- Sidoarjo Marak Curanmor! Maling Gasak Nmax Keluaran Baru Milik Pengunjung Tomoro Coffee Sidokare
- Peringati HUT ke-78 KAI, Daop 7 Madiun Hadirkan Rail Clinic dan Library di Caruban
- Bank Jatim Serahkan CSR untuk Gereja Santa Maria Assumpta Caruban
Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Madiun, Puji Rahmawati mengapresiasi hadirnya tempat usaha tersebut karena dinilai mampu mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus menyerap tenaga kerja lokal.
Menurutnya, keberadaan pusat kuliner seperti itu dapat menjadi contoh bagi investor maupun pelaku UMKM lain dalam mengembangkan usaha di wilayah Caruban.
"Ini bisa kita jadikan contoh bagi yang lainnya seperti para pelaku perkumpulan UMKM dimana sore hari warga bisa berwisata dan mereka bisa membeli yang mereka inginkan. Akhirnya Caruban jadi ramai," ujar Puji.
Pemilik Tomoro Coffee, Amin Cahyadi mengatakan usaha kedai kopi dipilih karena budaya minum kopi dinilai lekat dengan aktivitas diskusi dan lahirnya ide-ide kreatif di kalangan anak muda.
"Kita sering melihat kawula muda itu timbul ide-idenya sambil minum kopi dan merokok, maka kita siapkan itu. Karena menunya juga beraneka, maka mereka juga bisa menikmati cita rasa yang beraneka," tuturnya singkat.
Amin menambahkan, tingginya minat masyarakat terhadap tempat nongkrong dan kedai kopi juga berdampak pada kebutuhan tenaga kerja yang lebih banyak.
Menurutnya, kondisi tersebut dapat membuka peluang kerja baru bagi masyarakat sekitar. (dro/van)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




