Sabtu, 19 Juni 2021 19:37

Sumatera jadi Titik Rawan, Bea Cukai Sita Bahan Pangan Ilegal Ratusan Ton

Kamis, 20 Agustus 2015 00:43 WIB
Sumatera jadi Titik Rawan, Bea Cukai Sita Bahan Pangan Ilegal Ratusan Ton
Dirjen Bea dan Cukai, Heru Prambudi dalam press conference grand launching Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean B Sidoarjo. foto : khumaidi/BANGSAONLINE

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Bea Cukai tengah fokus menanggulangi maraknya peredaran bahan pangan ilegal seperti beras dan gula. Dalam catatan penindakan sembako ilegal hingga 11 Agustus 2015, Bea Cukai telah menyita ratusan ton bahan pangan ilegal. Adapun titik rawan yang menjadi fokus dalam peredaran bahan pangan Ilegal berada di Pantai Timur Sumatera.

Dirjen Bea dan Cukai, Heru Prambudi mengatakan pihaknya menilai bahwa sinergitas pemerintah dalam menanggulangi keterbatasan bahan pangan sangat bagus. Hal itu terbukti saat pemerintah menyiapkan beras cadangan milik pemerintah yang tersimpan di gudang penyimpanan beras di Badan Urusan Logistik (Bulog).

"Semakin lama beras dikumpulkan, maka akan semakin penuh. Jika ditumpuk, ada penurunan kualitas. Di lain pihak, pemerintah juga mempunyai penyimpanan Bulog sebagai beras cadangan milik pemerintah," ungkapnya dalam press conference grand launching Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean B (KPPBC TMP B) Sidoarjo di kawasan Juanda, Rabu, (19/8).

Ditambahkan, pihaknya dalam waktu dekat akan bekerjasama dengan Kementerian Perdagangan Dalam Negeri (Kemendagri) dan Bulog terkait banyaknya hasil sitaan bahan pangan ilegal dari bea dan cukai yang belum tersimpan di Bulog. 

BACA JUGA : 

​33 Ribu Baby Lobster Ilegal di Bandara Juanda Berhasil Diamankan

​Diduga Ada Mafia, Bea Cukai Madura Didemo Komad, Puluhan Wartawan Dilarang Masuk

Jutaan Batang Rokok Ilegal Senilai Miliaran Rupiah Sampai Sex Toys Dimusnahkan KPPBC Juanda

Bea Cukai Sosialisasi PMK-134/PMK.04/2019 ke Komunitas Tingwe: Tembakau Iris Sudah Kena Cukai

Selama ini, sambung Heru Prambudi, pihaknya hanya melakukan penindakan-penindakan. Terhitung hingga Agustus ini, ada sekitar 83 kali penindakan yang mencapai hingga ratusan ton bahan pangan.

"Ini nanti yang akan kita optimalkan, karena kita harus bicara dulu dengan bulog-bulog setempat. Jadi, mekanisme yang kita ciptakan koordinasi dengan kemendagri dan bulog, mudah-mudahan nanti bisa menyebar ke semua titik-titik penyimpanan. Sehingga tidak terlalu jauh. Bulog kan disetiap daerah pasti ada," ucapnya.

Selama penindakan, menurutnya, ada daerah-daerah yang ditengarai rawan menjadi peredaran bahan pangan ilegal. Mulai dari daerah belawan, yakni Tanjung Balai Asahan, Sembilahan, Dumai, Palembang, Jambi, Balatungkal, termasuk Batam yang merupakan sumber utama pengeluaran beras Ilegal.

"Untuk beras, titik rawannya hanya di Sumatera. Sedangkan di wilayah Jatim sendiri, belum ada penindakan beras. karena memang resikonya di pesisir Sumatera," tandasnya. (kmd/sho)

Gelar Pertemuan, Anggota Poktan Sumber Rejeki Lengserkan Sumadi dari Jabatan Ketua
Sabtu, 19 Juni 2021 00:20 WIB
NGANJUK, BANGSAONLINE.com - Ketua Gapoktan Sumber Rejeki, Sumadi, dilengserkan dari jabatannya oleh puluhan anggota, Kamis kemarin. Ini setelah puluhan anggota Gapoktan Sumber Rejeki mendatangi rumah Sumadi, yang juga menjabat kepala Dusun, untu...
Sabtu, 19 Juni 2021 18:17 WIB
JEMBER, BANGSAONLINE.com - Dalam kondisi pandemi, Pemerintah Kabupaten Jember tetap berupaya menggeliatkan sektor pariwisata meski dengan menerapkan prosedur pencegahan Covid-19 yang ketat.Salah satunya, dengan menggelar Jelajah Wisata and Funcamp 20...
Sabtu, 19 Juni 2021 07:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Presiden Abraham Lincoln menjadi tonggak sejarah bagi penghapusan perbudakan di Amerika Serikat (AS). Salah satu legacy Lincoln adalah UU anti diskriminasi.Kini terhapusnya perbudakan itu dijadikan hari kemerdekaan. Terut...
Minggu, 16 Mei 2021 06:58 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*65. fawajadaa ‘abdan min ‘ibaadinaa aataynaahu rahmatan min ‘indinaa wa’allamnaahu min ladunnaa ‘ilmaanLalu mereka berdua bertemu dengan seorang hamba di antara hamba-hamba Kami, yang telah Kami berika...
Sabtu, 19 Juni 2021 15:30 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...