Gubernur Khofifah saat menerima piagam penghargaan.
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Pemprov Jatim memperoleh Piagam Penghargaan dari Hearing Aid East Java atas kontribusi aktif dan dukungan berkelanjutan selama 35 tahun dalam penguatan Pusat Layanan Deteksi Dini bagi anak-anak dengan hambatan pendengaran.
Piagam tersebut diserahkan oleh Direktur Indonesia Institute and Board of Hearing Aids East Java, Vicki Richardson, kepada Gubernur Khofifah dalam peresmian SLB-B Negeri Karya Mulya Surabaya, Senin (5/1/2025).
BACA JUGA:
- Sambut Bhikkhu Walk for Peace 2026, Gubernur Jatim Ajak Ajak Kuatkan Toleransi
- Gubernur Khofifah Resmikan Revitalisasi 45 Sekolah di Tulungagung, Trenggalek dan Pacitan
- DPRD Jatim Terima LKPJ 2025, Gubernur Khofifah Tekankan Sinergi Eksekutif-Legislatif
- Dominasi Prestasi Nasional Raih 45.839 Medali di SIMT , Gubernur Khofifah Sampaikan Hal ini
Menanggapi penghargaan tersebut, Khofifah menyampaikan rasa syukur dan terima kasih. Ia menegaskan bahwa apresiasi tersebut menjadi bukti nyata komitmen jangka panjang pemerintah daerah dalam memastikan pemenuhan hak dasar anak berkebutuhan khusus, terutama akses layanan kesehatan dan pendidikan sejak usia dini.
"Alhamduliah, sinergi dan kolaborasi yang terjalin selama tiga dekade dengan berbagai pihak telah memposisikan Jawa Timur sebagai salah satu provinsi yang paling progresif dalam layanan inklusivitas di Indonesia," ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Khofifah juga meresmikan Resource Center Unit Observasi Deteksi dan Intervensi Dini Ketunarunguan di lingkungan SLB-B Negeri Karya Mulya Surabaya. Fasilitas ini merupakan hasil kolaborasi RSUD Dr. Soetomo, Rumah Sakit Islam Surabaya, dan SLB-B Karya Mulya.
"Di sini fokus pada deteksi dini bahkan sejak masa kehamilan. Harapannya juga membantu mempersiapkan keluarga khusus untuk hal teknis seperti penggantian baterai dan suku cadang alat bantu pendengaran," paparnya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




