NGANJUK,BANGSAONLINE.com - Ratusan warga memadati Pasar Murah yang digelar di halaman selatan GOR Bung Karno, Senin (9/3/2026), untuk membeli kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.
Sejak pagi, masyarakat terlihat mengantre demi mendapatkan berbagai komoditas pangan yang dijual di bawah harga pasar.
BACA JUGA:
- Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional 2026, Gubernur Khofifah Hadir di Layanan Kegiatan Jawara
- Laksanakan Sholat Idul Adha di Al Akbar, Gubernur Khofifah Serahkan Kurban dari Presiden Prabowo
- Khofifah Pantau Stok Bahan Pokok di Pasar Bojonegoro, Sejumlah Komoditas Terpantau Naik
- Tinjau Pasar Banjarejo, Gubernur Khofifah Pastikan Harga Stabil Jelang Idul Adha 2026
Program Pasar Murah ini merupakan bagian dari langkah berkelanjutan Pemprov Jatim dalam menjaga stabilitas harga pangan sekaligus memperkuat daya beli masyarakat.
Hingga awal Maret 2026, kegiatan tersebut telah memasuki pelaksanaan ke-43 di sejumlah daerah di Jawa Timur.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan Pasar Murah menjadi salah satu instrumen strategis pemerintah dalam mengendalikan inflasi daerah sekaligus memastikan masyarakat tetap memiliki akses terhadap bahan pangan dengan harga terjangkau.
“Pasar Murah ini terus kami lakukan secara berkelanjutan di berbagai daerah sebagai upaya menjaga stabilitas harga, memastikan ketersediaan bahan pokok tetap aman, sekaligus menjaga daya beli masyarakat agar tetap kuat,” ujar Khofifah.
Antusiasme masyarakat terlihat dari ramainya warga yang datang untuk membeli berbagai komoditas pangan yang dijual dengan harga lebih rendah dibandingkan harga pasar.
Sejumlah kebutuhan pokok yang dijual antara lain beras premium Rp14.000 per kilogram dan beras medium Rp11.000 per kilogram.
Selain itu tersedia minyak goreng Minyakita Rp13.000 per liter, telur ayam ras Rp22.000 per pack, tepung terigu Rp10.000 per kilogram, serta gula pasir Rp14.000 per kilogram.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




