Sapa Bansos Ramadhan di Pamekasan, Gubernur Khofifah Salurkan Bansos Rp13,66 M

Sapa Bansos Ramadhan di Pamekasan, Gubernur Khofifah Salurkan Bansos Rp13,66 M

PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyalurkan bantuan sosial dan taliasih pilar sosial senilai Rp13.660.750.000 kepada masyarakat di Kantor Bakorwil Pamekasan, Minggu (8/3/2026).

Penyerahan bantuan tersebut dilakukan dalam agenda Sapa Bansos dan Amaliah Ramadan, yang menjadi sarana pemerintah menyapa langsung masyarakat sekaligus memastikan program perlindungan sosial berjalan tepat sasaran.

Didampingi Bupati Pamekasan Kholilurrahman, Khofifah menegaskan bahwa bantuan sosial yang diberikan merupakan bentuk komplementaritas kebijakan antara pemerintah pusat, provinsi hingga kabupaten untuk menjangkau kelompok masyarakat paling rentan.

“Ini Sapa Bansos yang kesebelas. Karena bertepatan dengan bulan Ramadan maka kita rangkai dengan Amaliah Ramadan. Tujuannya bagaimana membangun komplementaritas antara kebijakan pusat, kabupaten, dan provinsi,” kata Khofifah.

Ia menjelaskan, Pemprov Jatim memprioritaskan intervensi bagi kelompok rentan seperti penyandang disabilitas berat dan lanjut usia. Melalui program Asistensi Sosial Penyandang Disabilitas (ASPD), penerima memperoleh bantuan Rp3,6 juta per tahun yang disalurkan secara berkala agar ada kesinambungan dukungan.

Selain itu, lansia penerima Program Keluarga Harapan (PKH) Plus juga mendapat bantuan sebesar Rp2 juta per tahun yang dicairkan secara bertahap. Di sisi lain, terdapat pula bantuan zakat produktif yang bersumber dari CSR BUMD untuk membantu masyarakat kecil meningkatkan usaha.

“Zakat produktif ini berasal dari CSR BUMD. Mereka mengumpulkan dan menyalurkan kepada masyarakat agar bisa dimanfaatkan untuk kegiatan produktif,” ujarnya.

Tidak hanya bantuan sosial, dalam kesempatan tersebut Pemprov Jatim juga menyerahkan dukungan pembangunan infrastruktur berupa 250 drum aspal kepada Pemerintah Kabupaten Pamekasan untuk perbaikan jalan.

Menurut Khofifah, bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk dukungan terhadap pemerintah daerah, mengingat banyak jalan di wilayah Jawa Timur mengalami kerusakan akibat musim hujan yang berkepanjangan.

“Hampir semua kabupaten mengajukan perbaikan jalan. Kalau itu jalan provinsi tentu menjadi kewenangan Pemprov, tetapi untuk jalan kabupaten dan desa kami memberikan dukungan berupa aspal. Ini bentuk sharing agar perbaikan bisa segera dilakukan,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Jawa Timur Restu Novi Widiyani menjelaskan bahwa total bantuan sosial dan program pemberdayaan masyarakat yang dialokasikan untuk Kabupaten Pamekasan melalui APBD 2026 mencapai Rp13,66 miliar.

Dari Dinas Sosial Jatim, bantuan yang disalurkan mencapai Rp4.914.200.000. Program tersebut meliputi PKH Plus sebesar Rp3.878.000.000 untuk 1.939 keluarga dengan nilai bantuan Rp2 juta per tahun. Selain itu terdapat bantuan ASPD sebesar Rp435.600.000 untuk 121 penyandang disabilitas dengan nilai Rp3,6 juta per tahun. (dev/van)