Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar, saat menyalurkan Bantuan Pangan Non-Tunai Daerah. Foto: Ist
Mas Abu menambahkan, Pemkot Kediri juga memiliki program pelatihan, yang mana banyak bidang di sana. Apabila ada warga yang berusia 18-35 tahun bisa mengikuti pelatihan dengan syarat bisa langsung datang ke Kantor Dinkop UMTK atau melalui media sosialnya.
"Kita adakan pelatihan ini untuk warga yang sungguh-sungguh meningkatkan kemampuannya. Pelatihan ini gratis masyarakat tinggal ikuti saja tapi harus sungguh-sungguh," pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Kediri, Paulus Luhur Budi, menjelaskan bantuan ini diserahkan non-tunai melalui virtual account Bank Jatim dalam rangka memudahkan masyarakat.
"Kita dekatkan ke masyarakat (Bank Jatim). Penerima bantuan ini jadi lebih mudah tidak perlu mengantre di bank. Semoga bantuan ini bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan," jelasnya.
Salah satu penerima manfaat, Kartiyem dari Kelurahan Bandar Lor sangat bersyukur BPNTD telah disalurkan. Bantuan ini akan digunakannya untuk memenuhi kebutuhannya, di mana saat ini harga beras yang menjadi kebutuhan pokok meningkat.
"Terima kasih Pak Wali atas bantuan yang diberikan. Saya gunakan untuk membeli kebutuhan saya. Senang sekali bisa dibantu," ujarnya.
Turut mendampingi Wali Kota Kediri, Camat, Lurah, dan tamu undangan lainnya. (uji/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




