Kamis, 12 Desember 2019 01:47

Penanganan Kasus Pembakaran Mobil Dinas Sekretaris BLH Sidoarjo Lamban

Minggu, 26 April 2015 23:05 WIB

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com -  Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sidoarjo Jawa Timur terkesan lamban dan  memberi perlakuan istimewa terhadap Sekertaris Badan Lingkungan Hidup (BLH) Sidoarjo, Nanang Santoso dalam kasus jatah mobil dinas (mobdin) Toyota Kijang Innova warna hitam nopol W-376- NP yang dibakar Sugianto (44) warga Desa Buduran Kecamatan Buduran karena cemburu. Buktinya, BKD yang bertugas melaksanakan penyusunan dan pelaksanaan kebijakan daerah di bidang kepegawaian, belum bisa memaparkan proses penyidikan kasus ini. Sebelumnya, Inspektorat Kabupaten Sidoarjo juga tidak melakukan pemeriksaan pada Nanang Santoso.

Kepala Bidang (Kabid) Pengembangan Pegawai BKD Sidoarjo, Happy Setianingtyas Astrawati Yunus, SH mengatakan kasus tersebut masih dalam pemeriksaan Tim Majelis Tuntutan Ganti Rugi (TMTGR). Tim tersebut diketuai Sekkab Vino Rudy Muntiawan bertugas memeriksa sekaligus memutuskan besaran ganti rugi yang harus diganti oleh Sekretaris BLH Sidoarjo, Nanang Santoso.

”Kasus ini masih dalam pemeriksaan tim. Jadi, kami masih belum bisa bilang nantinya akan diberi sanksi apa. Belum dapat diketahui ini pelanggaran berat atau ringan,sebab ini masih dalam proses,” kilah Happy kepada BANGSAONLINE.com.

Ganti rugi yang harus ditanggung Nanang Santoso, sambung Happy, masih harus menunggu jawaban dari Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Propinsi Jatim terkait nominal harga mobdin tersebut. Kewajiban mengganti itu nanti akan diputuskan oleh TMTGR, berapa jumlah nominal yang harus diganti.

“Kami juga masih menunggu, berapa pastinya nominal harga mobdin tersebut. Jadi, nantinya bisa diputuskan diganti dengan barang atau dengan uang,”pungkasnya.

Seperti diberitakan, mobdin Toyota Kijang Innova warna hitam nopol W 376 NP yang biasa dibawa Sekretaris Badan Lingkungan Hidup (BLH) Sidoarjo Nanang Santoso, ludes dibakar oleh Sugianto (44) warga Desa Buduran. saat di parkir di rumah R Maria Anastasia Srikristanti di Perum Kemiri Indah blok C6/01.

Tersangka Sugianto dihadapan penyidik mengaku nekat membakar mobdin tersebut karena cemburu. Sebab, rumah yang digunakan parkir mobdin tersebut merupakan rumah Maria yang diakuinya sebagai istri sirinya. Sugianto mengaku sudah menikahi Maria sejak tahun 2011 silam. (dya/sho)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Kamis, 21 November 2019 23:31 WIB
MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Meluasnya kabar keberadaan destinasi wisata alam pohon besar yang mempunyai akar seribu di Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto, membuat warga setempat penasaran. Kini, pohon akar seribu itu telah menjadi daya tarik da...
Senin, 09 Desember 2019 23:53 WIB
Oleh: Sila Basuki, S.H., M.B.A. Tren kemenangan seorang calon independen dalam pilkada Kota Surabaya akan sangat mungkin terjadi, mengingat di beberapa kota lain juga bisa terjadi. Berkat Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2008, tentang p...
Sabtu, 30 November 2019 20:10 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*76. Wa-in kaaduu layastafizzuunaka mina al-ardhi liyukhrijuuka minhaa wa-idzan laa yalbatsuuna khilaafaka illaa qaliilaan.Dan sungguh, mereka hampir membuatmu (Muhammad) gelisah di negeri (Mekah) karena engkau h...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...