Senin, 19 April 2021 16:16

​Penerapan PPKM Mikro, Pemkab Tuban Bentuk Posko di Tingkat Desa

Rabu, 10 Februari 2021 19:59 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Gunawan Wihandono
​Penerapan PPKM Mikro, Pemkab Tuban Bentuk Posko di Tingkat Desa
SE Bupati Tuban Nomor 367/600/414.012/2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro dan Pembentukan Posko Penanganan Covid-19 Tingkat Desa dan Kelurahan di Kabupaten Tuban.

TUBAN, BANGSAONLINE.com - Menindaklanjuti keputusan Gubernur Jawa Timur terkait Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis Mikro, Pemkab Tuban membentuk posko di tingkat desa.

Hal tersebut tertuang dalam Surat Edaran (SE) Bupati Tuban Nomor 367/600/414.012/2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro dan Pembentukan Posko Penanganan Covid-19 Tingkat Desa dan Kelurahan di Kabupaten Tuban, Rabu (10/2/2021).

Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Tuban, Endah Nurul Komariyati mengatakan, keberadaan posko pengamanan sebagai wahana pencegahan, penanganan, dan koordinasi stakeholder terkait penanganan Covid-19 di tingkat desa dan kelurahan.

"Penerapan PPKM Mikro lebih menekankan peranan stakeholder di tingkat desa untuk ikut terlibat penanganan Covid-19," jelasnya.

BACA JUGA : 

Wujudkan Kota Pasuruan Zona Hijau, Gus Ipul dan Mas Adi Sosialisasi PPKM Mikro di RT/RW

Tuban Zona Kuning, Ujian Sekolah Bisa Tatap Muka

Total 30 Ribu Dosis Vaksin Sinovac Disuntikkan ke Masyarakat Tuban

Operasi Yustisi Prokes di Krembung Sidoarjo, 6 Orang Disanksi Tipiring

Endah juga menerangkan, penanganan Covid-19 di tiap desa akan berbeda sesuai dengan zonasi. Pada desa dengan zona merah akan dilakukan isolasi mandiri dan pengawasan ketat. Selain itu, juga diterapkan pembatasan aktivitas warga, salah satunya meniadakan kegiatan yang berpotensi menimbulkan kerumunan dan penularan Covid-19.

"Tindak lanjut penanganan menjadi tanggung jawab satgas, pemerintah desa, dan stakeholder terdekat," ujar Sekretaris Dinas Kesehatan Tuban tersebut.

Pihaknya menambahkan, selama ini telah intens melakukan sosialisasi dan edukasi kepada satgas hingga di unit terkecil terkait perubahan regulasi terbaru. "Jika desa kuat, maka kecamatan akan kuat dan harapannya, Kabupaten Tuban juga akan kuat," pungkasnya.

Sementara itu, Kapolres Tuban AKBP Ruruh Wicaksono menjelaskan, PPKM Mikro merupakan pembatasan masyarakat sampai tingkat terkecil yaitu Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW). Artinya, pelaksanaan PPKM sesuai dengan tingkat sebaran pasien Covid-19.

"Tujuannya, untuk mencegah dan menekan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Tuban hingga di tingkat terkecil," ujar AKBP Ruruh.

Lebih lanjut, kapolres mengatakan ada pemberlakuan zonasi di Kabupaten Tuban selama PPKM. Terdapat 4 zona yang didasarkan pada jumlah pasien Covid-19. Yakni, zona hijau jika tidak ada kasus Covid-19 di satu RT.

Zona kuning jika terdapat 1 sampai 5 rumah dengan kasus konfirmasi positif Covid-19 dalam satu RT selama 7 hari terakhir. Zona oranye jika terdapat 6 hingga 10 rumah dengan kasus konfirmasi positif Covid-19 dalam satu RT selama 7 hari terakhir.

Terakhir, zona merah jika terdapat lebih dari 10 rumah dengan kasus konfirmasi positif Covid-19 dalam satu RT selama 7 hari terakhir.

"Posko di depan diketuai kepala desa maupun lurah dan dibantu stakeholder terkait dalam pelaksanaannya. Serta akan ditunjang dengan unit-unit pembinaan dan pencegahan yang akan disinergikan dengan Kampung Tangguh Semeru di tiap wilayah," tutupnya. (gun/ian)

Teh Panas Rp 5.000, Teh Dingin Rp 10.000, Anekdot Gus Dur Edisi Ramadan (7)
Minggu, 18 April 2021 22:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com –Anekdot Gus Dur Edisi Ramadan kali ini M Mas’ud Adnan – sang narator - mereview tentang orang Madura yang tiba-tiba haus. Ia pun pergi ke warung di pinggir jalan. Ia membeli teh. Di warung itu semua barang yang ...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Senin, 19 April 2021 05:29 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Dua guru besar ini punya integritas dan reputasi tinggi di bidangnya masing-masing. Nah, Dahlan Iskan kali ini tak banyak menulis. Tapi menurunkan pandangan dua profesor yang dua-duanya kontra dan kritis terhadap Vaksin...
Senin, 22 Februari 2021 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*58. Warabbuka alghafuuru dzuu alrrahmati law yu-aakhidzuhum bimaa kasabuu la’ajjala lahumu al’adzaaba bal lahum maw’idun lan yajiduu min duunihi maw-ilaanDan Tuhanmu Maha Pengampun, memiliki kasih sayang. ...
Minggu, 18 April 2021 12:17 WIB
Memasuki Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA)...