Bupati Jember, Hendy Siswanto, saat memberi keterangan kepada awak media.
JEMBER, BANGSAONLINE.com - Bupati Jember, Hendy Siswanto, mengungkapkan keberatannya mengenai PPKM level 1 yang kembali diterapkan pemerintah. Ia menegaskan bahwa geliat perekonomian juga penting untuk diperhatikan.
Bupati Jember tidak ingin, hal tersebut kembali dibatasi oleh aturan yang mengekang masyarakat untuk bebas melakukan aktivitas keseharian dengan normal. Ia memastikan, pihaknya telah berupaya untuk mencegah virus yang pertama kali muncul di Kota Wuhan, Cina, itu.
BACA JUGA:
- Gus Fawait Raih Penghargaan di HPN 2026
- RSD dr Soebandi Jadi RS Pendidikan Dokter Spesialis, Gus Fawait: Layanan Setara di Surabaya
- Hapus Denda Pajak hingga 30 Juni 2026, Gus Fawait: Warga Tetap Wajib Bayar Pokok Pajak
- Targetkan Renovasi 1.000 RTLH pada 2026, Gus Fawait Galakkan Program Pengentasan Kemiskinan
"Jangan, saya berharap pusat jangan memberlakukan PPKM lagi. Proteksi kita ya meningkatkan vaksinasi dan isoman saja," ujarnya di Pendopo Wahyawibawagraha Jember, Jumat (11/11/2022).
"Jember sudah terbiasa dan mampu hidup berdampingan dengan Covid-19. Kita sarankan untuk memakai masker semua, terutama yang sakit, itu wajib. Kita buka gerai (vaksinasi Covid-19) banyak di semua tempat (publik), selain Puskesmas," tuturnya menambahkan.
Namun, kata Hendy, ada kendala soal ketersediaan vaksin dari pemerintah pusat yang dibagikan ke setiap daerah. Untuk saat ini, vaksin Covid-19 di Jember masih menunggu untuk mendapatkannya.
"Karena pemerintah (pusat) tidak sesiap seperti dulu, karena kan sudah landai. Ada vaksin Merah Putih juga akan kita terapkan," pungkasnya. (yud/bil/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




