Jumat, 27 November 2020 21:22

Polisi Buru Penyedia Obat Aborsi Oknum PNS Hamili Anak Angkat

Senin, 12 Oktober 2020 10:24 WIB
Editor: Abdurrahman Ubaidah
Wartawan: Akina Nur Alana
Polisi Buru Penyedia Obat Aborsi Oknum PNS Hamili Anak Angkat
Bungkusan yang diduga orok bayi yang digali dari sebuah pemakaman umum di Lingkungan Tejo, Kelurahan Babadan, Kecamatan Wlingi, Kabupaten Blitar.

BLITAR, BANGSAONLINE.com - Polisi terus mengembangkan kasus persetubuhan yang dilakukan AAG (56) warga Kecamatan Wlingi terhadap anak angkatnya A (16). Setelah menetapkan AAG yang merupakan oknum PNS Dinas Perhubungan Kabupaten Blitar sebagai tersangka, kini Satreskrim Polres Blitar tengah memburu penyedia obat aborsi yang menggugurkan kandungan korban usai disetubuhi pelaku.

Kasatreskrim Polres Blitar AKP Donny Kristian Baralangi mengatakan, kepada penyidik AAG mengakui jika dirinya menyuruh anak angkatnya untuk menggugurkan kandungan. Korban diantar sendiri oleh pelaku ke sebuah klinik di daerah Kecamatan Sutojayan.

"Kasus ini kami kembangkan, ke arah adanya dugaan pidana praktik aborsi ilegal. Tersangka mengakui, dia yang menyuruh untuk menggugurkan kehamilan korban dan mengantarkan korban ke sebuah klinik di wilayah Lodoyo Timur (Sutojayan)," ujar Donny, Senin (12/10/2020).

Proses aborsi yang dilakukan, menurut pengakuan pelaku adalah dengan obat-obatan. Obat yang diperoleh dari klinik tersebut diminum dan dimasukkan alat vital untuk meluruhkan kandungan. "Kami sedang meminta pendapat saksi ahli, obat jenis apa yang digunakan untuk menggugurkan kandungan tersebut," paparnya.

Donny menambahkan, saat ini pihaknya sudah mengantongi identitas penyedia obat aborsi yang dimaksud. Namun karena proses penyelidikan masih berlanjut, dia masih belum menyebut secara gamblang. Namun beredar informasi jika penyedia obat aborsi itu adalah oknum tenaga kesehatan (Nakes).

"Akan segera kita sampaikan lebih lanjut setelah kami melakukan penyelidikan mendalam," tegasnya.

Sebelumnya, polisi telah melakukan pembongkaran makam janin hasil aborsi. Pembongkaran makam dilakukan di sebuah pemakaman umum di Lingkungan Tejo, Kelurahan Babadan, Kecamatan Wlingi, Kabupaten Blitar.

Setelah sempat mencari keberadaan kuburan janin, petugas akhirnya menemukan sebuah gundukan tanah berada di antara dua makam orang dewasa. Petugas langsung melakukan pembongkaran dan menemukan bungkusan kain di mana di dalamnya terdapat gumpalan darah yang diduga serpihan badan janin yang telah digugurkan.

Janin tersebut kini dikirim ke laboratorium, untuk mengetahui secara pasti bagaimana proses aborsi dilakukan. Apakah dengan menggunakan obat-obatan atau dengan cara lain. "Kami kirim ke laboratorium untuk mengetahui lebih lanjut bagaimana proses pengguguran janin," paparnya.

Diberitakan sebelumnya, seorang oknum pegawai negeri sipil (PNS) Dinas Perhubungan Kabupaten Blitar terancam hukuman 15 tahun penjara. Pria berinisial AG (56) warga Kecamatan Wlingi, Kabupaten Blitar tersebut dilaporkan telah menyetubuhi A (16) hingga hamil.

Setelah menyetubuhi korban, tersangka menanyakan kepada korban kapan terakhir datang bulan, karena takut korban hamil. Kemudian korban menjawab bahwa dia baru saja selesai datang bulan. Benar saja, pasca peristiwa tersebut korban berbadan dua.

"Korban akhirnya hamil. Tersangka kemudian bingung dan kemudian meminta seseorang untuk melakukan pengguguran bayi korban. Umur bayi sekitar empat bulan," terang Kapolres Blitar AKBP Ahmad Fanani Eko Prasetyo dalam pres rilis beberapa waktu lalu.

Perbuatan ini terbongkar usai aksi pengguguran kandungan diketahui kakak korban. Kemudian perbuatan tersangka dilaporkan ke Polsek Wlingi diteruskan ke unit Perlindungan Perempuan Dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Blitar. (ina/dur)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Jumat, 20 November 2020 22:13 WIB
SUMENEP, BANGSAONLINE.com - Berbicara tentang destinasi wisata di Kabupaten Sumenep memang tak pernah sepi. Selain memiliki sejumlah tempat wisata religi dan budaya, kabupaten yang berada di ujung timur Pulau Madura ini juga memiliki segudang destina...
Selasa, 10 November 2020 09:44 WIB
Oleh: M. Mas’ud Adnan --- Peristiwa 10 November 1945 adalah tonggak sejarah sangat penting bagi bangsa Indonesia, terutama umat Islam. Sebab, pada momentum 10 November itulah, nasionalisme mendapat pemaknaan sangat signifikan dalam paradigma k...
Minggu, 22 November 2020 21:26 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*39. walawlaa idz dakhalta jannataka qulta maa syaa-a allaahu laa quwwata illaa biallaahi in tarani anaa aqalla minka maalan wawaladaanDan mengapa ketika engkau memasuki kebunmu tidak mengucapkan ”Masya Allah, ...
Jumat, 06 November 2020 10:34 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...