Senin, 19 April 2021 16:56

Satpol PP Banyuwangi Tutup RS Bunda

Rabu, 28 Januari 2015 22:26 WIB
Satpol PP Banyuwangi Tutup RS Bunda
Satpol PP Banyuwangi ketika menyegel RS Bersalin 'Bunda'

BANYUWANGI (BangsaOnline) - Rumah sakit bersalin ternama ditutup Satpol PP Banyuwangi. Diduga, Rumah Sakit Bersalin "Bunda" di Jalan Adi Sucipto ini tidak memiliki izin. Petugas penegak perda ini terpaksa menutup RS swasta ini, lantaran sudah tiga kali ditegur tetap membandel.

"Kita sudah layangkan tiga kali teguran, tapi tetap membandel. Akhirnya, kita tutup," kata Kasi Penindakan dan Penyidikan Satpol PP Banyuwangi Rifai usai memimpin penutupan kepada wartawan, Rabu (28/1).

Penutupan ini, ujar Ripai, berdasarkan surat rekomendasi dari Dinas Kesehatan (Diskes) Banyuwangi. Dalam rekomendasi itu dinkes menyatakan RS Bunda belum memiliki izin operasional.

Sebelumnya, RS ini hanya berstatus klinik. Namun, sejak beberapa bulan naik statusnya menjadi RS, bahkan sudah memasang plang berstatus RS. Menurut Rifai, selama ditutup, RS Bunda dilarang meneriman pasien, kecuali layanan gawat darurat. Setelah itu pasien harus diarahkan ke RS berizin.

BACA JUGA : 

Jadi Biang Kecelakaan Beruntun, Oknum Satpol PP Banyuwangi Malah Ngajak Korban Urusan Polisi

Kena Operasi Sabtu Malam, 75 Pelanggar Diamankan Tim Gabungan di Banyuwangi

Jaga Kesucian Ramadhan, Banyuwangi Gencarkan Razia Kos-kosan

Pembangunan Gedung Baru RS Fatimah Jalan Terus, Awak Media Geruduk Kantor Satpol PP

"Penutupan ini sifatnya sementara, jika pemilik sudah mengantongi izin, plang penutupan akan kita cabut," jelasnya.

Penutupan RS ini ternyata tidak banyak diketahui pasien. Bahkan hingga siang ini, masih ada pasien yang dirawat dan datang melakukan pemeriksaan. Salah satunya, Agus asal Banyuwangi yang menunggui istrinya usai operasi.

"Istri saya sudah dua hari dirawat setelah operasi. Saya tidak tahu ada penutupan dari Satpol PP," katanya kepada detikcom.

Sayangnya, belum ada konfirmasi resmi dari pihak RS Bunda terkait penutupan ini. Sejumlah perawat mengaku sudah tak melayani pasien lagi sejak 2 hari lalu. Sedangkan pemilik RS Bunda, dr Subariono SpOG belum bisa ditemui.

Sementara saat sejumlah wartawan menunggu konfirmasi pemilik RS, petugas RS malah meminta wartawan pergi meninggalkan tempat tersebut. Bahkan petugas tersebut mengancam akan mengeluarkan anjing penjaga yang galak untuk mengusir wartawan.

"Permisi, pintu akan saya tutup. Sebab habis ini anjing-anjing mau saya keluarkan. Maaf mas, saya hanya kerja di sini," ujar pria bersepatu boot tersebut kepada wartawan. 

Sumber: dts
Teh Panas Rp 5.000, Teh Dingin Rp 10.000, Anekdot Gus Dur Edisi Ramadan (7)
Minggu, 18 April 2021 22:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com –Anekdot Gus Dur Edisi Ramadan kali ini M Mas’ud Adnan – sang narator - mereview tentang orang Madura yang tiba-tiba haus. Ia pun pergi ke warung di pinggir jalan. Ia membeli teh. Di warung itu semua barang yang ...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Senin, 19 April 2021 05:29 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Dua guru besar ini punya integritas dan reputasi tinggi di bidangnya masing-masing. Nah, Dahlan Iskan kali ini tak banyak menulis. Tapi menurunkan pandangan dua profesor yang dua-duanya kontra dan kritis terhadap Vaksin...
Senin, 22 Februari 2021 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*58. Warabbuka alghafuuru dzuu alrrahmati law yu-aakhidzuhum bimaa kasabuu la’ajjala lahumu al’adzaaba bal lahum maw’idun lan yajiduu min duunihi maw-ilaanDan Tuhanmu Maha Pengampun, memiliki kasih sayang. ...
Minggu, 18 April 2021 12:17 WIB
Memasuki Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA)...